Suara Joglo - Baru-baru ini viral di media sosial video pengunjung Taman Safari mobilnya diseruduk dua singa yang sedang saling kejar. Kabar terbaru, mobil pengunjung rusak bagian belakangnya.
Singa yang berlarian nampak menabrak mobil Yaris warna merah itu dengan kencang. Bahkan mobil sampai bergoyang. Belakangan, pemilik mobil merah tersebut buka suara soal insiden tersebut melalui akun Twitternya dengan akun @febrian_pepe.
Akun itu mengunggah sebuah foto memperlihatkan lampu belakang mobil yang ditabrak singa. "BTW, ini hasil ditabrak singa berantem, jujur ane gamau berdamai, salaman aja ane gamau," cuitnya disertai emot tertawa.
Tak hanya itu, ia juga mengunggah video rekaman milik istrinya yang berisikan video amatir suasana di dalam mobil saat detik-detik peristiwa tersebut terjadi.
Peristiwa ini disebut-sebut terjadi di Taman Nasional Safari Indonesia (TSI), wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Video berawal ketika dua singa nampak berkelahi dan berkejaran. Video ini berdurasi tujuh detik.
Menurut pemilik vidio yang bernama Febriana Permana yang merupakan korban, kejadian tersebut berlangsung pada Senin (23/1/2023). Dirinya mengatakan kejadian tersebut terjadi saat libur panjang dan cuti bersama.
"Pada waktu itu dalam mobil ada 6 orang, termasuk saya, istri, mertua, dan kakak ipar. Ada dua anak yang usianya 4 tahun," kata Febriana, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (12/2/2023).
Febri mengatakan bahwa dirinya dan keluarganya merasakan panik saat ditabrak singa. Namun menurutnya kerusakan yang dialami saat ditabrak singa hanya tergolong ringan.
Akibatnya mobil yang ditabrak singa mengalami kerusakan di bagian belakang sebelah kiri. Diantaranya yakni pilar sebelah kiri, lampu, dan juga bagasi sedikit bergeser.
"Komponen direpair dan ada part yang diganti total gak sampei Rp 1,5 juta. Alhamdulillah mobil Toyota Yaris 2008 kuat," lanjutnya.
Dikatakannya juga, dirinya juga gak akan kapok dalam berwisata di Taman Safari Prigen. Namun, kedepannya dirinya akan mempertimbangkan lagi untuk menggunakan bis yang disediakan Taman Safari.
Berita Terkait
-
Viral Video Singa di Taman Safari Prigen Seruduk Mobil Pengunjung, Pemilik Mobil: Jujur Gamau Berdamai
-
2 Singa Berkelahi Tabrak Mobil Pengunjung di Taman Safari Prigen Sampai Penyok
-
Viral Dua Ekor Singa Seruduk Mobil Pengunjung Sampai Penyok di Taman Safari Prigen, Pemilik Auto Jadi Orang Sabar
-
Detik-detik Singa Taman Safari Prigen Tabrak Mobil Pengujung
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Inklusi Keuangan BRI Kian Masif, Saldo CASA BRILink Agen Tembus Rp30 Triliun