Sekitar 130 badan hukum dan individu, termasuk pejabat dan wartawan dari media pemerintah, masuk paket sanksi baru yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Rusia, menurut keterangan laman Politico pada Senin mengutip sejumlah sumber.
“Daftar baru yang terdiri dari 130 badan dan orang itu diusulkan oleh Polandia, negara-negara Baltik, Jerman, Prancis, dan lainnya,” tulis Politico.
Daftar tersebut mungkin juga memasukkan pemimpin militer dan wartawan Rusia yang bekerja untuk media milik negara Rusia seperti Russia Today, atau perusahaan dan orang yang terkait dengan aktivitas militer Rusia di Mali dan Iran.
Warga negara Rusia juga dilarang bekerja sebagai direksi perusahaan-perusahaan infrastruktur penting di Uni Eropa seperti jaringan listrik atau penyedia gas.
Dalam waktu bersamaan, juga diberlakukan larangan tambahan untuk impor karet dan aspal atau bitumen (produk minyak) Rusia ke Uni Eropa dan ekspor barang-barang Uni Eropa ke Rusia seperti truk, kendaraan berat, mesin konstruksi, pompa dan mesin lain yang digunakan untuk sektor konstruksi.
Paket sanksi itu juga memasukkan larangan ekspor komponen elektronik yang dapat digunakan Rusia untuk membuat senjata, namun tidak jelas apakah berlian masuk paket tersebut.
Sanksi keuangan baru kemungkinan meliputi larangan kepada empat bank Rusia, termasuk bank swasta terbesar Bank Alfa.
Secara bersamaan Uni Eropa berencana melarang sebuah perusahaan kargo berbasis di Dubai yang diduga membantu Rusia mengelabui sanksi ekspor minyak.
Sebelumnya Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa paket sanksi kesepuluh dari Uni Eropa yang akan efektif mulai 24 Februari itu bernilai 10 miliar euro (sekitar Rp162 triliun).
Ursula menambahkan bahwa melalui paket sanksi terbaru ini Uni Eropa berencana menutup celah pada paket-paket sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Berapa Harga Pertamax per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
Harga Naik Tidak Wajar, BEI Gembok Satu Emiten Asal Surabaya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 April 2026, Peluang Dapat 9.999.999 FC Points
-
Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026
-
Varietas Rising Eagles 2 Tayang Paruh Kedua, Chanyeol EXO Jadi Pemain Baru
-
Motif Suami Clara Shinta VCS dengan Wanita Lain, Disebut Sahabat Cuma Iseng
-
Meriahnya Adu Perahu Balumbo Biduk di Sungai Batang Asai
-
Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri
-
Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?