Tuban adalah salah satu kota di Jawa Timur, yang berisi banyak wisata religi. Sebab, kawasan tersebut menyimpan sejarah yang panjang khususnya sejarah penyebaran Islam di Indonesia. Berikut ini 4 wisata religi yang ada di Tuban.
Wisata religi tidak hanya menghibur dan berkesan. Kita juga mendapatkan berbagai edukasi seputar sejarah dan juga menambah keimanan kita. Jadi wisata religi di Tuban adalah paket lengkap bagi yang ingin mendapatkan edukasi, jalan-jalan sekaligus menambah keimanan.
1. Makam Sunan Bonang
Sunan Bonang adalah salah satu Wali Songo yang berpengaruh dalam penyebaran Islam di tanah Jawa Tengah. Sedangkan di Jawa Barat yang berpengaruh adalah sunan Gunung Jati.
Nama Bonang sendiri diambil dari nama salah satu desa di Rembang, dan makam aslinya berada di desa Bonang. Namun yang paling sering dikunjungi adalah makamnya di Tuban.
Adanya dua makam tersebut dikarenakan dulu ada salah seorang murid dari Madura yang sangat mengagumi Sunan Bonang.
Setelah Sunan Bonang wafat, murid tersebut ingin membawa kain kafan dan pakaian Sunan Bonang ke Madura. Namun hal tersebut tidak tersampaikan karena pada saat di Tuban, murid lainnya mengetahui hal ini lalu memperebutkannya.
2. Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi
Masjid ini berbeda dengan yang lain. Pasalnya jika masjid pada umumnya memiliki kubah menjulang tinggi, masjid Aschabul Kahfi terletak di bawah tanah atau di dalam perut bumi. Kalau dari luar, Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi hanya terlihat bagian gerbangnya saja.
Baca Juga: Manfaatnya Bukan Cuma untuk Karyawan, Ini 7 Alasan K3 Penting Jadi Perhatian Perusahaan
Sementara seluruh bangunan berada di bawah tanah. Perlu diingat kalau mulanya masjid itu adalah gua alami yang tidak terawat. Lalu KH Shubhan memiliki ide kreatif untuk mengubah gua tersebut menjadi tempat ibadah.
3. Makam Syeh Maulana Ibrahim Asmaraqandi
Syeh Maulana Ibrahim Asmaraqandi adalah ayahanda dari Sunan Ampel. Syeh Maulana sendiri berasal dari timur tengah, tepatnya di Samarkand, Asia Tengah. Karena orang Jawa yang tidak bisa melafalkan Samarkand jadilah nama Asmaraqandi.
Sekitar tahun 1362 Saka/1440 Masehi, Syeh Maulana datang ke Jawa. Namun beliau tidak langsung mendarat di Jawa melainkan singgah dulu di Palembang.
Setelah itu ia pergi ke Jawa, tepatnya di Gesik (Sekarang menjadi Gesikharjo) dengan niatan menemui raja Majapahit yang menikahi adik istrinya, yaitu Dewi Darawati. Selain itu, Beliau datang ke Jawa untuk menyebarkan agama Islam.
4. Masjid Agung Tuban
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Gentala Arasy, Simbol Kejayaan Islam Kebanggaan Negeri Sepucuk Jambi
-
Westlife Bolak-balik ke Indonesia, Apakah Riders-nya Bikin Pusing Promotor?
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia