/
Kamis, 02 Maret 2023 | 22:50 WIB
Tradisi Nisfu Syaban ((Pixabay))

Indonesia kaya dengan berbagai tradisi keagamaan. Salah satunya adalah tradisi Nisfu Syaban yang di masing-masing tempat pada berbeda. Berikut ini 4 tradisi Nisfu Syaban yang kegiatannya berbeda-beda di berbagai wilayah. 


Malam Nisfu Syaban adalah malam yang diyakini menjadi malam penuh rahmat dan berkah dari Allah SWT. Di hari ini, catatan amalan umat Muslim selama setahun terakhir akan diangkat ke langit dan diganti dengan buku catatan amal yang baru.


Mengapa malam Nisfu Syaban begitu istimewa? Di malam ini terbuka pintu langit dan menjadi malam dikabulkannya segala doa. Hal ini sesuai hadis riwayat yang artinya sebagai berikut.


Dari Abu Musa al-Asy’ari RA, bahawa Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT melihat pada malam Nisfu Syaban kemudian mengampunkan semua makhluk-Nya kecuali orang yang syirik dan juga orang yang bermusuhan”, (Riwayat Ibn Majah, no. Hadith 1380] Imam al-Zahabi mengatakan hadith ini dhaif disebabkan terdapat pada sanadnya Ibn Lahi’ah).


Bulan Syaban adalah bulan urutan ke-delapan dalam kalender Islam. Malam Nisfu Syaban atau disebut Lailatul Bara'ah sendiri diperingati setiap tanggal 15 Syaban.


Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Kemenag, tanggal 1 Syaban 1444 Hijriah jatuh pada tanggal 22 Februari 2023. Dengan demikian maka malam Nisfu Syaban diperkirakan jatuh pada tanggal 7-8 Maret 2023. 


Di Indonesia terdapat berbagai tradisi di momen Nisfu Syaban. Bagi yang penasaran, berikut ini ulasan lengkapnya. 


1. Tradisi Nisfu Syaban di Masyarakat Betawi


Masyarakat Betawi juga mempunyai tradisi sendiri dalam menyambut Nisfu Syaban. Terdapat berbagai kegiatan di saat malam Nisfu Sya’ban. Pertama ustad atau kiai setempat akan pemberian kata pengantar dari seorang ustaz atau kiai setempat yang berisi tentang perihal Nisfu Sya`ban;

Baca Juga: Miliki Staf Pelatih Berpengalaman, Indra Sjafri Berharap Timnas Indonesia U-22 Tampil Maksimal di SEA Games 2023


Kedua, membaca tahlil, ketiga, membaca surat Yasin tiga kali yang setelah bacaan surat Yasin yang pertama dilanjutkan dengan berdoa meminta kepada Allah SWT Agar diberikan kesehatan dan diperpanjangkan umurnya.


Usai bacaan surat Yasin yang kedua dilanjutkan dengan doa agar Allah memberikan rezeki yang berlimpah dan halal. Setelah bacaan Yasin yang ketiga dilanjutkan dengan doa agar Allah SWT menetapkan iman dan Islam, dan keempat, membacakan doa Nisfu Sya`ban sekaligus menutup acara peringatan Nisfu Sya`ban.


2. Tradisi Sya'banan di Brebes


Tradisi ini dilaksanakan pada tanggal 14-15 Sya'ban dengan serangkaian acara. Tradisi Nisfu Syaban di Indonesia  ini diawali dengan membersihkan masjid dan mushola yang ada di desa tersebut.


Lalu masjid-masjid juga membersihkan makam atau resik makam dan ziarah serta mendoakan para sesepuh desa, kyai dan para leluhur desa agar diberi rahmat dari Allah SWT. 


Berikutnya membaca Al Qur'an yang dilaksanakan di seluruh mushola dan masjid. Kemudian dilanjutkan khotmil Qur'an dan pembacaan doa yang kemudian disusul dengan pembacaan sholawat.

Load More