Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dikabarkan terbang ke Jepang untuk melakukan negosiasi dengan klub Pratam Arhan, Tokyo Verdy.
Hal tersebut dilakukan agar pihak klub melepas eks pemain PSIS Semarang itu ke Timnas Indonesia saat pagelaran SEA Games 2023 di Kamboja.
Pratama Arhan dikabarkan akan menjadi salah satu pemain proyeksi Indra Sjafri untuk berseragam Merah Putih di ajang pesta olahraga antar Asia Tenggara.
Kabar mengenai Menpora terbang ke Jepang untuk bertemu dengan pihak Tokyo Verdy tak luput dari sorotan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Banyak yang menyayangkan sikap yang diambil oleh Menpora. Mereka menilai jika lebih baik Pratama Arhan fokus di klubnya saja agar mendapat kesempatan menit bermain lebih banyak lagi.
Tidak jarang dari mereka yang bersatatemen jika Pratama Arhan tidak perlu dipanggil ke dalam skuat Garuda karena turnamen yang akan dijalani hanyalah SEA Games dan tidak masuk dalam kalender FIFA.
"Buset Apa apan nih?? Menpora langsung turun tangan? Itu Arhan aja jarang dapet menit bermain di Jepang, kenapa gak biar fokus aja disana? Lagian ini Seagames, turnamen yang B aja. Sering bgt bela Timnas nambah susah dapet kepercayaan Pelatih mah. Ternyata pimikiran dan standar mereka masih se level ini," ungkap salah seorang netizen.
"Gmn mau maju pemain masih berusaha berkembang di kejar" terus buat agenda yang tidak masuk kalender FIFA, kalo kalender FIFA ok lah, kasian cukkk klubnya jga rugi arhan jga pengin fokus Oalah pak pak," ujar netizen yang lain.
"Di Jepang aja baru main sekali tp masih aja direcoki ke timnas yg bukan kalender FIFA . Lama2 Tokyo Ferdi bosan dan malah melepas Arhan," ujar netizen satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama