Suara Jogo - Sudarnoto Abdul Hakim selaku Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional mengungkapkan jika seharusnya pemerintah Indonesia serta para pejabat dan pengurus PSSI seharushnya tegas menolak Israel di Piala Dunia U-20.
Sudarnoto Abdul Hakim menilai pihak-pihak yang bersangkutan semestinya mencontoh Presiden Soekarno yang dengan tegas menolak Israel pada perhelatan Asian Games tahun 1962 silam.
Bagi Sudarnoto Abdul Hakim Israel adalah penjajah, justru itu keikutsertaannya di Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia harus ditolak.
Pernyataan tersebut tak lepas dari peran Indonesia yang selama ini menjadi negara yang sejak awal terus memeberik dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan bebas dari penjajahan negera Israel.
“Indonesia adalah negara dan bangsa yang sejak awal hingga saat ini terus memberikan dukungan, pembelaan dan membantu agar Palestina bebas dari penjajahan negara teroris Israel dan membentuk pemerintahan sendiri yang merdeka dan berdaulat,” ucap Sudarnoto Abdul Hakim dilansir dari akun Instagram @beritatimnas_id (10/03/2023).
Menurut Sudarnoto, pemerintah seharusnya menjaga amanat yang tertuang dalam pembukaan UUD 45 dan menolah rombongan Israel pada perhelatan Piala Dunia U-20.
“Jagalah amanah Pembukaan UUD 1945, komitmen Presiden dan kehormatan atau muruah Bangsa dan Negara Indonesia dengan sepenuh hati; tampillah dengan berani dan tegas menolak kehadiran rombongan Israel masuk ke wilayah Indonesia untuk piala dunia sepak bola U-20,” tegasnya.
Kendati demikian, pernyataan Sudarnoto Abdul Hakim tersebut lantas mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tidak jarang dari mereka yang memberikan komentar akan statemen tersebut.
"Sejak awal, Indonesia harus sadar konsekuensi jika mengajukan diri sebagai tuan rumah event skala dunia. Partisipan dari negara konflik, pesan-pesan yang (bisa jadi) kurang sesuai dengan nilai moral bangsa, dan resiko lainnya," ungkap salah seorang netizen.
Baca Juga: Anggota Komisi VI DPR RI: Waskita Toll Road, Jalan Tol Penopang Peradaban Bangsa
"Kita ga ngundang mereka.. Meraka datang sesuai prosedur FIFA lewat jalur kualifikasi... Ini sudah menjadi konsekuensi nya kita mendaftar bung kalo begini segala sesuatu hal kita harus siap.." ujar netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib