Suara Joglo - Dalam beberapa waktu belakangan ini jalanan malam di wilayah Jawa Timur ( Jatim ) memang mulai terusik dengan aksi remaja-remaja tanggung. Mereka bergerombol konvoi sambil menenteng senjata tajam.
Peristiwa seperti ini terjadi di sejumlah daerah, mulai Kota Surabaya, Kediri, Bojonegoro, dan terakhir di Sidoarjo. Sebuah video gerombolan bocah-bocah sembari mengacung-ngacungkan senjata tajam viral.
Kondisi ini pun membuat warganet bertanya-tanya, tren konvoi remaja seperti ini penyebabnya apa? Di Sidoarjo misalnya, akun instagram @andreli_48 membagikan video berlokasi di perempatan Wonoayu, aksi sejumlah remaja.
Dalam video terlihat puluhan pemuda mengendarai sepeda motor berkumpul di jalanan. Para pemuda itu tidak ada yang mengenakan helm. Tak sedikit yang berboncengan lebih dari dua orang. Terlihat di video, mereka mengacungkan sajam berupa celurit panjang.
Tak hanya itu, mereka juga menyalakan petasan dan kembang api. Belum diketahui apa motif mereka turun ke jalan dan melakukan aksi tersebut.
Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut. Tak sedikit yang merasa geram dengan ulah para pemuda itu.
"Gausah nunggu aparat warganya saja turun bareng disikat bareng daripada meresahkan," komen andy***
"Bocah-bocah begini ngikutin trend apa sih? Dimana-mana ada, dari jabodetabek sampai Jawa Timur ada. Kalau aparat lama bertindak, lama-lama warga sendiri yang turun nih. Lihatin aja," ujar devri***
"Tidak ada tindakan apa dari kepolisian setempat, kayaknya tunggu viral kah kerja dari kepolisian," kata iam***
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Ajudan Pribadi Diduga Lakukan Penipuan Rp1,3 Miliar
"Polisi males usut-usut yang beginian kali ya. Bohong banget kalau gak tahu pergerakan mereka," kata dado***
"Kok jatim sekarang jadi seperti ini ya apa pemicunya dan siapa orang dibalik ini ya? Aku sangat berharap banget jatim damai aman tentram," kata udin***
Berita Terkait
-
Viral Gerombolan Diduga Anggota Geng di Sidoarjo Dibuat Keok Tentara, Netizen: Terimakasih TNI
-
Viral Video Puluhan Remaja Acungkan Celurit di Jalanan Sidoarjo, Warganet: Ikut Trend Apa Sih?
-
Konvoi Cari Lawan Tawuran Sambil Tenteng Sajam, 12 Remaja di Cengkareng Ditangkap Polisi
-
Video Bang Jago Nenteng Sajam di Daerah Pondok Melati Bekasi, Warganet: Boleh Ditabrak Gak?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?