Suara Joglo - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) disebut-sebut memecat Kapolri Jenderal Litsyo Sigit. Benarkah demikian? Ini muasalnya gara-gara video dengan narasi pemecatan Kapolri.
Video itu berisi potongan-potongan artikel pemberitaan media online dan potongan-potongan video yang sebenarnya tidak saling berkaitan. Ini terungkap dari hasil cek fakta Agnes Amungkasari.
Hasilnya, tidak ada informasi mengenai Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Listyo Sigit. Dalam video hanya menjelaskan Listyo Sigit terancam dicopot jika kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak ditangani secara tuntas.
Dengan demikian, konten video tersebut bisa dikategorikan sebagai konten yang dimanipulasi. Video tersebut diberi narasi seperti ini: “G3GER MALAM INI — JOKOWI P3C4T KAPOLRI SIGIT K4RNA TAK B3CVS T4NGANI K4SUS S4MBO”
[PENJELASAN]:
Akun Facebook Doa Ibu mengunggah video dengan klaim Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam video tersebut Listyo dicopot karena dianggap tidak becus dalam menangani kasus yang melibatkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo. Selain itu, dalam thumbnail video tersebut terdapat gambar Listyo yang mengenakan rompi tahanan dengan tangan diborgol.
Dikutip dari Kompas, gambar pada thumbnail video merupakan hasil manipulasi. Gambar tersebut merupakan momen ketika Azis diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, 25 September 2021. KPK menahan Azis Syamsuddin atas kasus dugaan suap penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.
Beberapa klip dalam video yang beradar juga tidak terkait dengan narasi Listyo Sigit dicopot dari jabatannya.
Sementara dalam video tidak ditemukan informasi mengenai Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Listyo Sigit. Narator dalam video hanya membacakan narasi yang identik dengan artikel yang diunggah Manado Post dengan judul “ULTIMATUM JOKOWI! Kasus Kematian Brigadir Joshua, Kapolri Disebut Terancam Dicopot Presiden?“. Artikel ini diunggah pada 22 Juli 2022.
Baca Juga: Airlangga Sebut Golkar Bukan Partai Agama, Terapkan Washatiyah
Dalam artikel tersebut hanya menjelaskan tentang pendapat dari Pengamat kepolisian Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. Bambang menyebutkan, Listyo Sigit terancam dicopot jika kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak ditangani secara tuntas.
Berita Terkait
-
Rusuh Polisi Calo Bintara Cuma Dihukum Demosi, Kapolri Akhirnya Turun Tangan: Pecat atau Penjara!
-
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Terima Penghargaan P3DN 2023 dari Presiden Jokowi
-
Foto Bareng Presiden Jokowi, Caption Andre Taulany Tuai Pro Kontra
-
Unggah Foto Bareng dengan Presidan Jokowi, Andre Taulany Isyaratkan Dukung Tiga Periode?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung