Yang paling baru ditemukan adalah buku harian pendiri pesantren Tebuireng tersebut. Buku itu ditemukan di tumpukan koran yang ada di perpustakaan. Saat ditemukan, buku tersebut dibungkus kain kafan. Juga ada minyak wangi di buku harian tersebut.
"Buku harian ini ditulis pada 1921. Ada tahunnya," kata Jupri sembari menunjukkan buku yang dimaksud.
Kitab-kitab yang asli itu disimpan untuk arsip. Sedangkan untuk dibaca santri, pihak perpusatakaan sudah melakukan duplikasi. Kitab-kitab itu diperbanyak melalui teknik scanner, hingga ditulis ulang. Jupri lalu menunjukkan satu kitab tebal yang merupakan hasil digitalisasi. Sebanyak 17 kitab dijilid menjadi satu.
"Meski ini duplikat, tapi isinya sama persis dengan yang asli. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan kitab peninggalan Mbah Hasyim. Untuk yang buku harian belum (didigitalisasi) karena masih baru ditemukan," ujarnya.
Nah, dari 17 kitab itu, sebanyak delapan judul sudah dicetak secara modern. Yakni, tidak lagi menggunakan huruf arab pegon. Tapi menggunakan huruf latin. Pada sampul buku tersebut terdapat judul kitab dan foto KH Hasyim Asyari memakai surban.
"Ada delapan kitab yang sudah disalin di atas kertas HVS 70 gram. Dicetak menjadi buku. Lengkap dengan terjemahannya. Sebelum diedarkan, isi kitab kembali diuji dan dikaji. Ini untuk memastikan keaslian kitab karangan Mbah Hasyim," kata Jupri.
Berita Terkait
-
Hilal Terlihat di Pantai Galesong Sulawesi Selatan, Awal Ramadhan NU dan Muhammadiyah Akan Bersamaan
-
Ikut Uji Kelayakan Bakal Caleg, Susno Duadji Ungkap Sudah Jadi Bagian dari PKB dan NU Sejak Lahir
-
Beda Penentuan Tanggal Ramadhan NU dan Muhammadiyah
-
Silaturahmi ke PBNU, Dirjen Pajak Suryo Utomo Ajak Rakyat Bayar Pajak
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully
-
KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama
-
Realme 16 5G Rilis 2 April 2026: Kamera Sony 50MP, Baterai 7000mAh, dan Fitur AI Canggih
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Gegara Ikut Google Maps, Ratusan Pemudik Malah Nyasar Masuk Sawah di Jogja
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan: BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz