Nama TikTokers, Lina Mukherjee hingga kini masih menjadi perbincangan warganet. Hal tersebut lantaran kasus penistaan agama yang disematkan untuknya.
Adapun Lina Mukherjee sendiri disebut sebagai penista agama lantaran dirinya, sebagai seorang muslim, mengonsumsi babi dengan mengucapkan ‘Bismillah’.
Sontak saja, video unggahan Lina Muhkerjee yang berdurasi dua menit itu menuai hujatan dari berbagai pihak terlmasuk ulama. Bahkan, lantaran kasus tersebut pula, Lina Mukherjee pun dipolisikan oleh salah seorang ustaz.
Berikut ini adalah sejumlah fakta terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Lina Mukherjee.
1. Membuat Konten Karena Rasa Penasaran
Ia mengunggah konten tersebut lantaran rasa penasarannya untuk memakan kulit dan daging babi yang crispy.
“Bismillah, lupa. Guys, hari ini kayaknya aku dipecat dari Kartu Keluarga karena aku penasaran banget sama yang namanya kriuk babi ini ya,” ujarnya ketika akan menyantap babi kriuk tersebut.
“Jadi, hari ini Rukun Iman udah aku langgar, hahaha, udah pasti ini kartu keluargaku dicabut nih,” imbuhnya.
Sebelumnya, Lina sendiri menjelaskan bahwa dirinya pernah beberapa kali makan daging babi dengan tidak sengaja. Meski begitu, tak ada alasan yang dapat membenarkan dirinya membuat konten tersebut, apalagi dikarenakan rasa penasaran.
Hal itulah yang membuat warganet tampak geram dan menentang aksi Lina Mukherjee tersebut.
2. Dilaporkan ke Polisi
Lantaran kasus tersebut, Lina Mukherjee sendiri dikabarkan telah dilaporkan oleh Ustaz M. Syarif Hidayat ke pihak berwajib karena diduga melakukan penistaan agama.
Salah satu hal yang juga membuat netizen semakin geram adalah lantaran Lina Mukherjee secara terang-terangan mengucapkan kata ‘Bimillah’ sebelum mengonsumsi babi tersebut.
Menurut Ustaz M. Syarif Hidayat ia tak mencontohkan dan mempraktekkan hal yang baik dan meresahkan masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia.
3. Mengaku Tak Takut Dipolisikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan