Suara.com - Beredar narasi yang mengklaim bahwa istri Teddy Minahasa membeberkan bukti perselingkuhan suaminya hingga langsung meminta cerai di ruang sidang.
Narasi dengan klaim tersebut diunggah oleh kanal YouTube RODA POLITIK pada 25 Maret 2023. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah ditonton lebih dari 1.000 kali.
Kanal YouTube tersebut mengunggah thumbnail yang memperlihatkan suasana persidangan kasus narkotika yang melibatkan Teddy Minahasa. Dalam thumbnail, tampak gambar seorang wanita yang seolah-olah sedang marah sembari memperlihatkan sebuah foto.
Adapun narasi yang dibagikan pada thumbnail sebagai berikut.
"LANGSUNG MINTA CERAI DIRUANG SIDANG ISTRI TEDDY TUNJUKKAN BUKTI PERSELINGKUHAN SUAMI"
Sementara itu, berikut narasi dalam unggahan.
"LANGSUNG MINTA CERAI DIPERSIDANGAN ISTRI TEDDY BEBERKAN BUKTI PERSELINGKUHAN SUAMINYA??"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Venna Melinda Menang Telak, Ferry Irawan Dipenjara 14 Tahun
Berdasarkan penelusuran, narasi yang mengklaim istri Teddy Minahasa langsung meminta cerai di ruang sidang itu tidak benar.
Faktanya, setelah ditelusuri, video yang berdurasi 8 menit 5 detik itu tersebut sama sekali tidak membahas mengenai istri Teddy Minahasa yang meminta cerai dan menunjukkan bukti perselingkuhan di persidangan.
Video tersebut memperlihatkan suasana persidangan kasus peredaran narkoba Teddy Minahasa saat Linda Pujiastuti menyampaikan kesaksian dan pengakuannya.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan sebuah artikel yang dipublikasikan oleh medan.tribunnews.com pada 21 Maret 2023 berjudul "KESAKSIAN LINDA Pujiastuti Tahu Kebiasaan Teddy Minahasa, Tiap Hari Dekat Jenderal Bintang Dua".
Setelah ditelusuri sampai akhir, video yang diunggah kanal YouTube RODA POLITIK itu tidak membahas mengenai istri Teddy Minahasa yang meminta cerai langsung di persidangan.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi yang mengklaim istri Teddy Minahasa langsung minta cerai di ruang sidang adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Venna Melinda Menang Telak, Ferry Irawan Dipenjara 14 Tahun
-
Singgung Hotman Paris Jadi Pengacara Teddy Minahasa, Nikita Mirzani: Perusak Generasi Bangsa
-
Agnes Gracia Mendadak Sakit Misterius, Batal Hadir di Sidang Kasus David Ozora? Simak Penjelasannya!
-
CEK FAKTA: KPK Panggil SBY terkait Kasus Korupsi Hambalang
-
Cek Fakta: Ada Video Panas Amanda Manopo Berdurasi 17 Detik di Twitter dan TikTok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK