Hujan deras disertai angin yang mengguyur selama lebih dari dua jam di Solo merobohkan replika Masjid Sheikh Zayed, tepatnya di depan Halaman Balai Kota Surakarta.
Salah seorang pedagang takjil yang berjualan di halaman Balai Kota Surakarta Devi, di Solo, Selasa, mengatakan robohnya replika tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
"Karena angin kencang, baru saja kok. Suaranya nggak keras, karena kalah sama angin," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Nico Agus Putranto mengaku sudah mendapatkan laporan terkait ambruknya replika tersebut.
Terkait cuaca yang terjadi di Solo, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi, termasuk jika ada pohon tumbang mengingat hujan disertai angin. "Salah satunya kami evakuasi biar tidak menghalangi jalan," katanya.
Ia mengatakan untuk titik rawan bencana di Solo, di antaranya Jebres, Mojosongo, sedangkan untuk rawan pohon tumbang di kawasan SMP Bintang Laut.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Surakarta Siti Khotimah mengatakan sebetulnya replika tersebut sudah disangga dengan kerangka besi. Terkait ambruknya replika, ia berjanji akan langsung memperbaikinya.
Untuk perbaikan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan penyedia jasa untuk membuat lagi seperti semula.
"Ya langsung kami perbaiki, karena ini kan juga nggak diprediksi akibat cuaca hujan, angin, sehingga roboh seperti itu," katanya.
Baca Juga: Gibran Tegaskan Kota Solo Sudah Siap Gelar Piala Dunua U-20, Namun....
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati