Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani tak menampik kabar yang menyebut Sandiaga Uno akan berpindah ke partainya dalam waktu dekat.
"Insyaallah, serius (Sandiaga gabung PPP)," kata Arsul di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Rabu.
Meski demikian, Arsul mengaku tak ingin sesumbar mengumumkan Sandiaga akan bergabung dengan PPP.
"Walaupun belum final, kami enggak mau ribut-ribut dahulu, nanti ternyata enggak jadi," ujarnya.
Hal tersebut, kata dia, karena Sandiaga saat ini masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra sehingga PPP pun mengambil sikap menghormatinya.
Arsul juga menegaskan bahwa pihaknya tidak boleh sembarangan, tidak boleh juga grasah-grusuh. Maka, pihaknya juga harus berkomunikasi sebagai bentuk penghormatan penghargaan kepada yang punya, yakni Partai Gerindra.
"Teman-teman Partai Gerindra itu menyampaikan kepada kami di PPP itu kembali kepada orangnya karena mau berada di partai mana pun itu memang kembali pada diri masing-masing," tuturnya.
Ia pun tak memungkiri jika Sandiaga merupakan figur yang diminati banyak kader PPP.
"Sekarang kembali kepada Pak Sandi, Pak Sandi itu memang tidak bisa dipungkiri entah kenapa dia banyak disayang oleh elemen-elemen di PPP, kemudian banyak elemen-elemen itu yang mendekati juga," katanya.
Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan bahwa perpindahan Sandiaga ke partainya masih dalam penjajakan atau belum ada kepastian.
"Sampai sekarang masih proses, belum ada kepastian. Jadi, terus melakukan pendekatan," ujar Awiek, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Selasa (4/4).
Awiek menghormati pula posisi Sandiaga yang saat ini masih menjadi kader Partai Gerindra. Kendati demikian, PPP terbuka bagi tokoh-tokoh yang ingin bergabung dengan partainya.
Selain Sandiaga, Awiek mengatakan bahwa pihaknya masih dalam penjajakan pula dengan mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar untuk bergabung ke PPP.
"Sampai sekarang belum ada kepastian. Jadi, kalau ditanya, PPP terbuka kepada siapa pun, apalagi kepada Pak Boy dan Pak Sandi, semuanya belum ada kepastian, kami menghormati posisi masing-masing," kata Awiek.
Kabar bergabungnya Sandiaga dan Boy ke PPP disampaikan oleh Juru Bicara PPP Usman M. Tokan atau Donnie Tokan pada hari Selasa (4/4).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi