Presiden China Xi Jinping menerima kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis sore, untuk membicarakan berbagai isu global dan regional yang berkembang.
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara berjanji untuk mengatasi perbedaan dan hambatan dalam menjaga stabilitas kemitraan strategis komprehensif yang saling menguntungkan dan kesejahteraan global, menurut Kementerian Luar Negeri (MFA) China.
Menurut MFA, sebagai sesama negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), China dan Prancis memiliki kemampuan untuk mengatasi perbedaan dan hambatan tersebut.
Presiden Xi mengatakan bahwa kedua negara telah berhasil mempertahankan momentum kemajuan kerja sama bilateral meskipun lanskap internasional telah berubah dan tidak stabil dalam tiga tahun terakhir.
Pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu melihat catatan positif perdagangan bilateral kedua negara dan peningkatan kerja sama di bidang kedirgantaraan, penerbangan, pertanian, dan pangan.
"Kedua negara juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi yang erat, terkait isu perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan perkembangan di Afrika," kata Xi seperti dikutip MFA.
Sebelumnya, Macron juga diterima oleh Perdana Menteri China Li Qiang dalam kunjungan kenegaraannya yang akan berlangsung hingga Jumat (7/4).
MFA mencatat kunjungan Macron tersebut akan menjadi momentum dan energi baru dalam hubungan China-Eropa.
China dan Prancis memiliki perbedaan dalam menyikapi krisis Ukraina.
Baca Juga: Dituduh Bantu Rusia, China Mencak-mencak: Amerika Tak Berhak Mendikte!
Saat bertemu komunitas Prancis di Beijing, Rabu (5/4), Macron menyatakan bahwa China, yang memiliki kedekatan dengan Rusia, dapat memainkan peran utamanya dalam menyelesaikan krisis Ukraina.
Kedatangan Macron di Beijing pada Rabu disusul oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Keduanya telah bertemu di Paris pada Senin (3/4) untuk mengoordinasikan persiapan kunjungan ke Beijing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke