Suara Joglo - Jalur Gaza Palestina kembali membara sejak pagi tadi, Jumat (07/04/2023), setelah digempur roket-roket zionis Israel. Serangan itu, diklaim oleh Israel sebagai pembalasan.
Kemarin, Kamis (06/04/2023), Israel memang menerima serangan rudal dari wilayah Lebanon--negara tetangga Palestina. Rudal-rudal itu diklaim berasal dari pejuang Hamas Palestina di Lebanon.
Karena itu, militer Israel kemudian meradang dan membalas serangan tersebut dengan cara menggempur Gaza Palestina sejak pagi tadi. Sampai sekarang belum diketahui pasti jumlah korbannya.
Terkait serangan ini, sebelumnya juga dicuitkan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) di akun official media sosialnya. "IDF (Pasukan Pertahanan Israel) saat ini sedang menggempur Gaza," demikian bunyi cuitan IDF di Twitter.
Kekacauan itu terjadi saat pasukan Israel menyerbu Al-Qibli Prayer Hall di kompleks Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan Yerusalem Timur dan secara paksa mengusir jemaah Palestina selama dua malam berurut turut.
Pada Kamis militer Israel mengatakan bahwa sedikitnya 30 roket ditembakkan dari Lebanon selatan menuju Israel. Lewat pernyataan, militer menyebutkan sistem pertahanan udara mereka Dome menangkis 15 roket yang berasal dari Lebanon.
Israel juga menyalahkan kelompok perlawanan Palestina Hamas atas sederet roket yang ditembakkan dari Lebanon. Serangan Israel ke Gaza ini memantik reaksi geram dari sejumlah negara-negara pendukung kemerdekaan Palestina.
Salah satunya dari Iran. Negeri para mullah itu bahkan mengajak Indonesia untuk menggelar rapat darurat negara-negara Islam yang bergabung dalam OKI (Organisasi Kerja sama Islam).
Presiden Iran Ebrahim Raisi dikabarkan langsung menelepon Presiden RI Joko Widodo untuk membahas masalah itu. Ebrahim Raisi mengecam tindakan Israel di Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
Baca Juga: Tak hanya Kue Kering, 5 Kudapan Ini juga Cocok Disuguhkan saat Lebaran!
Raisi mengatakan kepada Jokowi bahwa mendukung hak-hak warga Palestina dan memerangi Israel adalah sebuah prinsip yang tidak dapat diubah dalam Islam. Dia menyebut Palestina sebagai "jantung dari dunia Islam."
Raisi menekankan pentingnya menggelar sidang darurat bersama 57 negara anggota OKI untuk membahas situasi yang terjadi di Palestina.
Raisi juga menegaskan bahwa persatuan dunia Islam sangat penting untuk menghadapi agresi Israel. Dia mengatakan Iran akan terus mendukung upaya-upaya untuk memperkuat persatuan antara negara-negara Muslim.
Sementara itu, Presiden Indonesia menyambut baik usulan Iran untuk mengadakan KTT khusus OKI dan "membuat keputusan bersama untuk membela Palestina."
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu
-
Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship