- Aliansi Topi Jerami melempar puluhan ular ke pendopo Bupati Indramayu Lucky Hakim pada Kamis, 7 Mei 2026.
- Aksi terjadi setelah massa gagal bertemu Bupati guna menyampaikan tuntutan terkait buruknya kinerja pemerintah daerah setempat.
- Demonstran mendesak perbaikan sektor pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta pengawasan lebih ketat dari DPRD terhadap pemerintah daerah.
Suara.com - Kantor Bupati Lucky Hakim dilempari puluhan ular. Peristiwa ini berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026.
Massa tergabung dalam Aliansi Topi Jerami. Mereka yang awalnya mau bertemu Lucky Hakim, sang Bupati merasa kecewa karena tidak bisa menemui pimpinan daerah tersebut.
Penolakan dari aktor 46 tahun itu memicu reaksi keras. Massa akhirnya menjadikan ular sebagai bentuk perlawanan mereka.
Hujan ular pun terjadi di area dalam pendopo. Aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi seketika berhamburan untuk menghindar dari gigitan.
Pendopo ternyata bukan satu-satunya titik aksi pada hari itu.
Massa sebelumnya telah berkeliling dan menggelar orasi di gedung Kejaksaan dan DPRD Indramayu.
Para pengunjuk rasa membawa deretan tuntutan penting. Mereka menilai sang bupati hanya sibuk membangun citra tanpa hasil nyata.
"Mendesak Bupati Indramayu untuk berhenti menjadikan pencitraan sebagai topeng kegagalan," demikian unggahan yang hadir di Instagram Indramayuinfo.
Kinerja pemerintah daerah di sektor pendidikan, lingkungan, dan ekonomi dinilai mandek. Masyarakat meminta bupati membuka data capaian kerjanya secara transparan.
Baca Juga: Lucky Hakim Diperiksa Itjen Kemendagri soal Penggunaan Fasilitas Negara saat Liburan ke Jepang
"Mendesak Bupati Indramayu untuk segera mengambil langkah konkret dalam menekan angka pengangguran," katanya.
Selain kemiskinan, krisis ruang hidup di Indramayu dianggap sebagai bom waktu sosial. Tumpukan sampah menjadi salah satu bukti yang disorot tajam oleh massa.
"Menuntut keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan krisis lingkungan, khususnya persoalan sampah," ucapnya.
Amarah demonstran rupanya juga merembet ke jajaran anggota dewan. DPRD dituding membiarkan berbagai persoalan krusial di masyarakat berlarut-larut tanpa pengawasan.
"Mendesak DPRD Indramayu untuk berhenti menjadi simbol formalitas kekuasaan," demikian keterangan yang hadir.
Berita Terkait
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi
-
Lucky Hakim Pilih Bungkam soal Kasus Dugaan Korupsi Rp16 Miliar Tunjangan Rumah DPRD Indramayu
-
Lucky Hakim Tegaskan Ular yang Dilepas ke Sawah Tak Berbahaya: Nanti Saya Contohkan Gigit Saya!
-
Gebrakkan Lucky Hakim: Pasukan Ribuan Ular Dikerahkan Basmi Hama Tikus di Indramayu
-
Gebrakan Akhir Pekan Lucky Hakim, Sulap Alun-Alun Jadi Pesta Rakyat dan "Pabrik" Bintang Baru
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover