Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno telah berpamitan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk mundur sebagai kader partainya.
“Jadi yang pertama begini bahwa Pak Sandi itu sudah pamit pada waktu itu kepada Pak Prabowo,” kata Dasco di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Ketika ditanyakan apakah sudah ada keterangan resmi terkait pengunduran Sandiaga dari Partai Gerindra, Dasco mengembalikkan kepada Sandiaga terkait langkah yang akan diambilnya.
“Kalau itu nanti silakan ditanya saja ke Pak Sandi, langkah apa yang akan diambil setelah ini,” imbuhnya.
Dia mengatakan saat berpamitan, Prabowo Subianto memberikan pesan kepada Sandiaga untuk mempertimbangkan secara seksama keputusannya pengunduran dirinya dengan posisi sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut.
“Pak Prabowo menyampaikan untuk kebaikan Sandi, ‘Apakah itu sudah dipertimbangkan matang-matang, sudah dipikiran masak-masak? Sebaiknya Pak Sandi memikirkan ulang untuk kebaikan dia ke depan,” ujarnya.
Dasco menyebut bahwa usai berpamitan, tidak ada komunikasi lagi antara Prabowo dengan Sandiaga. Untuk itu, lanjut dia, partainya mengembalikan keputusan pengunduran diri kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu.
“Bahwa Kemudian setelah itu tidak ada komunikasi lagi. Tentunya hal itu berpulang pada Pak Sandi,” tuturnya.
Dia menyebut bahwa Prabowo pun terbuka dan menghargai keputusan politik yang diambil Sandiaga untuk mundur dari partainya.
Baca Juga: Wow! Gerindra Klaim PAN, PBB hingga Perindo Dukung Prabowo Subianto Maju di Pilpres
“Karena Pak Prabowo itu sebanyak-banyaknya orang yang mau bergabung dengan Gerindra akan diterima dengan baik, dan juga apabila ada yang ingin merintis karir di tempat lain juga tidak akan dihalang-halangi,” kata Dasco.
Sebelumnya, Rabu (5/4), Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani tak menampik kabar yang menyebut Sandiaga Uno akan berpindah ke partainya dalam waktu dekat.
"Insyaallah, serius (Sandiaga gabung PPP)," kata Arsul di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Rabu.
Selain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar juga disebut akan bergabung dengan PPP.
Kabar bergabungnya Sandiaga dan Boy ke PPP disampaikan oleh Juru Bicara PPP Usman M. Tokan atau Donnie Tokan pada hari Selasa (4/4).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah
-
Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney
-
Pernah Mengguncang Tanah Bugis, Inilah Rahasia di Balik Tari Pajoge Angkong
-
HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?
-
Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter
-
Review In the Hand of Dante: Sebuah Refleksi tentang Seni dan Kehilangan
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya
-
Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak