Suara Joglo - Lebaran Idul Fitri 2023 ini kemungkinan bakal berbeda di kalangan umat Islam Indonesia. Beberapa organisasi keislaman kemungkinan bakal merayakan Idul Fitri pada 21 April, sementara lainnya pada 22 April.
Perbedaan penetapan Idul Fitri di Indonesia ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Namun sudah beberapa kali. Hal ini terjadi dilatarbelakangi oleh peggunaan metode penghitungan awal bulan yang berbeda.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya telah mengumumkan tanggal awal puasa Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha pada tahun ini berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal.
Berdasarkan hasil perhitungan itu, penetapan awal puasa Ramadhan bakal sama. Namun, ada kemungkinan terjadi perbedaan dalam penetapan Idul Fitri dan Idul Adha.
Di sisi lain, pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag) dan sejumlah organisasi Islam lain menggunakan metode rukyatul hilal (meneropong penampakan hilal). Dan ini bakal dilakukan pada 21 April 2023.
Terkait potensi perbedaan Idul Fitri ini, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengimbau agar fasilitas publik, seperti lapangan yang dikelola Pemda agar dibuka dan diizinkan digunakan untuk salat Idul Fitri jika ada ormas atau kelompok masyarakat yg ingin menggunakannya.
"Pemda diminta untuk mangakomodasi. Kita harus membangun kerukunan meski berbeda waktu hari raya," kata Mahfud MD dalam cuitan di akun Twitternya hari ini, Selasa (18/04/2023).
Mahfud lalu menjelaskan kalau perbedaan metode penetapan hari raya itu sama-sama berdasar hadits Nabi Muhammad SAW. "Berpuasalah kamu jika melihat hilal (bulan) dan berhari rayalah jika melihat hilal (Shuumuu biru'yatihi wa afthiruu birukyatihi). Maksudnya stlh melihat hilal tgl 1 bulan hijriyah. Melihat hilal bs dgn rukyat, bs dgn hisab," katanya.
Rukyat, kata Mahfud, melihat dengan mata atau teropong seperti dipraktikkan pada zaman Nabi. Sementara hisab adalah melihat dengan hitungan ilmu astronomi.
Baca Juga: Masuki Libur Lebaran, Ini 15 Titik Rawan Kemacetan di Kabupaten Sleman
"Rukyat tentu didahului dengan hisab juga untuk kemudian dicek secara fisik. NU dan Muhammadiyah sama-sama berhari raya pada tanggal 1 Syawal. Bedanya hanya dalam melihat derajat ketinggian hilal," tulisnya.
Berita Terkait
-
Masuki Libur Lebaran, Ini 15 Titik Rawan Kemacetan di Kabupaten Sleman
-
Pihak yang Terjaring OTT KPK Menjelang Lebaran: Bupati Purbalingga sampai Wali Kota Bandung
-
Rehat dari Kegiatan Politik, Anies Kini Pilih Habiskan Momen Lebaran Bareng Keluarga
-
4 Bintang Sepak Bola Dunia yang Rayakan Idul Fitri Tahun Ini
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan