Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengumumkan kepada para pengemudi sepeda motor untuk tak membawa muatan berlebih saat mudik Lebaran.
Pihaknya akan memberikan sanksi dengan memutarbalikkan para pengendara jika tetap nekat membawa barang berlebih.
Momen mudik Lebaran tak jarang terlihat pengendara motor memenuhi jalan-jalan provinsi. Termasuk juga pengendara yang akan mudik dari Jakarta ke rumahnya baik ke Jogja, Solo atau Surabaya dengan membawa barang berlebih.
Latif mengingatkan bahwa kendaraan motor cukup beresiko untuk digunakan mudik. Meski begitu, pihaknya tak mempersoalkan pilihan masyarakat namun harus tetap mengedepankan keselamatan.
"Pelanggaran yang tentunya tidak sesuai dalam berkendara, muatan berlebih tak menggunakan helm atau melawan arah bisa kami sanksi," terang dia dikutip dari Antara, Kamis (20/4/2023).
Bagi pengendara yang membawa muatan berlebih pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh Polda dan Polres untuk mengingatkan, jika tetap nekat bisa diminta untuk putarbalik.
"Iya diputarbalikkan. Dihentikan, diturunkan dan diingatkan nanti," terangnya.
Pihaknya juga akan memaksimalkan tilang elektronik atau ETLE bagi para pengendara baik motor dan juga mobil. Namun pada momen Lebaran pertama pasca pandemi Covid-19 ini pihaknya tak langsung mengirimkan surat tilang.
"Ini operasi kemanusiaan, jadi tidak semua ETLE kita tangkap semua. Kita cari nanti yang memang meresahkan, misal ada yang ugal-ugalan dan ter-capture kami kirimkan surat tilang," ujar dia.
Baca Juga: Duhh! Lagi Mudik, Ibu Hamil Kontraksi dan Pendarahan Saat Berada di Kapal
Kendaraan motor tetap menjadi primadona bagi kebanyakan warga Indonesia saat mudik Lebaran. Meskipun, pemerintah sudah mengimbau untuk tak menggunakan jenis kendaraan tersebut.
Di Jogja sendiri prediksi untuk kedatangan kendaraan dan juga pemudik mencapai 6 juta orang. Dishub DIY juga telah menambah sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang bisa terjadi di Kota Jogja saat Lebaran nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Sidoarjo Pride! Dari Kota Udang ke Dunia Digital, Cerita Bimasakti Bikin Transaksi Makin Simpel
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
-
Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Gerakan Wangikan Masjid, Enesis Gandeng Baznas Sasar 100 Titik