Aktor ternama Vino G Bastian, menyimpan cerita unik ketika melakukan syuting di sebuah lokasi permukiman warga yang ada di Jakarta.
Peran sebagai mafia di Film Serigala Terakhir, membantunya dan seluruh kru film untuk melancarkan proses syuting yang sebelumnya dipersulit preman setempat.
Melansir dari kanal YouTube HAS Creative, Jumat (21/4/2023), Vino G Bastian menyebutkan peran dari film yang pernah ia bintangi ternyata berpengaruh terhadap kehidupan sehari-harinya.
"Efek dari film itu memang memberikan pengaruh ya. Sebetulnya mungkin orang enggak tahu gue di luar film kan, jadi orang percaya aja wah itu gue gitu," terang dia berbincang dengan Praz Teguh.
Hal itu ia rasakan ketika melakukan syuting Film Serigala Terakhir. Karakter Djarot, mafia sadis yang diperankan Vino, ikut disegani oleh preman di dunia nyata.
"Gue pernah tuh ada syuting film, di lokasi itu ternyata enggak deal sama preman di sana," katanya membuka cerita.
Suami Marsha Timothy tersebut keluar mencari tahu karena dirinya tak segera dipanggil oleh kru film.
"Pas gue keluar, ternyata mereka lagi debat tuh," katanya.
Melihat Vino yang sudah berpakaian seperti mafia, beberapa preman itu terkejut. Para preman setempat justru langsung memberi izin melihat sosok Vino yang dianggap sebagai Djarot di film Serigala Terakhir.
Baca Juga: 4 Film Indonesia Baru di Netflix, Mulai dari Kisah Cinta Hingga Action
"Ternyata preman sana bilang, oh ini yang mau syuting, abang Djarot, amankan semua, amankan semua," kata Vino menceritakan diikuti respon tertawa Praz Teguh.
"Jadi memang ada efek yang menguntungkan juga sih," tambah Vino.
Tak dipungkiri, peran-peran dalam film yang dibintangi oleh Vino G Bastian memang cukup menyentuh dan melekat ketika orang menonton filmnya.
Aktor dengan prestasi mentereng ini berhasil memerankan seorang mafia di Film Serigala Terakhir. Film ini juga menjadi deretan film terbaik di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba