Munculnya dugaan aliran dana mantan perwira polisi di Polda Sumatera Utara, Achiruddin Hasibuan yang mengarah pada tindak pencucian uang, mulai mendapat sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK menyebut akan melakukan langkah dan upaya untuk mengetahui harta kekayaan Achiruddin melalui LHKPN-KPK.
"KPK lebih dulu fokus untuk pemeriksaan LHKPN-nya sesuai kewenangan yang kami miliki," terang Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dikutip dari Suara.com, Senin (1/5/2023).
KPK sendiri sudah membentuk tim khusus untuk memeriksa terkait kekayaan ayah dari Aditya Hasibuan yang menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral beberapa waktu lalu.
"Tim sudah kami bentuk. Nanti mereka melakukan pencarian data lanjutan dan pemeriksaan faktual berdasar LHKPN milik dia (Achiruddin Hasibuan)," ungkap dia.
Munculnya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan Achiruddin Hasibuan berawal dari pemeriksaan PPTAK. Lembaga tersebut mendapati adanya dugaan dana yang mengarah ke pencucian uang, sehingga pihaknya juga melakukan pemblokiran rekening milik Achiruddin dan juga anaknya Aditya Hasibuan.
PPATK menyebutkan, nilai transaksi rekenin ayah dan anak tersebut mencapai puluhan miliar. Hal tersebut tentu menjadi kecurigaan dan perlu ditelusuri aliran dana yang tak biasa untuk seorang perwira menengah di jajaan Polda Sumut.
Saat ini Achiruddin Hasibuan yang berpangkat AKBP sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Binops Direktorat Narkoba.
Polda Sumut yang diberikan wewenang untuk mengusut kasus tersebut juga sudah menggeledah rumah Achiruddin Hasibuan yang ada di Medan.
Baca Juga: Aniaya Ken Admiral, Anak Polisi di Medan Terancam Penjara hingga Lima Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung