Belakangan ini, pedangdut asal Jember, Dewi Perssik tampil berbeda dengan wajah barunya. Sontak saja warganet menduga hal itu dilakukan Dewi Perssik untuk persiapan nikah.
Saat ditemui awak media usai syuting di salah satu talk show, Dewi Perssik menunjukkan wajahnya yang tampak berbeda tersebut. Ia mengatakan bahwa hal itu dikarenakan dirinya melakukan fat transfer.
“Ini loh, aku habis fat transfer. Bukan (sedot lemak) Justru nambah lemak,” ungkapnya, dikutip dari unggahan @gentala_bhadrarajada, Jumat (5/5/2023).
Menurut keterangannya, hasil transfer lemak di wajahnya tersebut belum sepenuhnya sempurna. Masih terdapat bekas jahitan dan memar pada daerah sekeliling matanya.
“Tapi ini masih bengkak. Ini kan aku masih ungu, tuh. Masih ungu masih ada jaitannya ini kan,” ujarnya sembari menunjukkan.
Transfer lemak tersebut dilakukan sebagai usahanya untuk mengatasi mata panda miliknya. Apalagi, hal itu juga disarankan oleh dokternya.
“Karena kemarin itu aku cekung kan kaya mata panda. Nah, selama ini kan aku difiller terus. Aku kan takut pake jarum suntik,” lanjutnya.
Hal itu dilakukan oleh Dewi Perssik sebagai self reward dan wujud rasa syukurnya. Apalagi, tubuhnya sudah lelah seharian bekerja hingga lembur.
“Jadi, biar aku kelihatan frash . kan ini merupakan salah satu perawatan aku juga. Tapi tidak operasi plastik, kalau Lucinta Luna Operasi plastik,” ungkap Dewi Perssik.
Baca Juga: Viral Koboi Arogan Naik Sedan Ngamuk Di Jalanan, Ternyata Pelat Aslinya Adalah Mobil Kijang Tua
“Kalau aku cuma nambahin lemak di bagian bawah mata dari lemak di perut aku,” lanjutnya.
Lebih lanjut, hasil transfer lemak itu baru akan terlihat sempurna selama dua minggu mendatang.
“Dan ini baru dua minggu. Nanti nunggu dua minggu lagi baru bisa sempurna,” imbuhnya.
Tak hanya itu, mantan istri Angga Wijaya itu juga mengaku sedang program diet.
“Aku kurusan sayang. Diet aku diet. Aku ke dokter ahli gizi. Jadi kayak misalkan jam 8 pagi aku makan. Terus jam 12 siang aku makan, jam 4 aku makan, jam 6 aku makan, jam 9 aku makan,”
Berita Terkait
-
Virgoun Nangis di Atas Panggung, Warganet: Cowok Banyak Drama, Manipulatif
-
Ngotot Laporkan, Tenri Ajeng Anisa Kecewa atas Respons Virgoun dan Inara Rusli Usai Disomasi
-
Ogah Dibilang Settingan, Tenri Anisa Bakal Laporkan Virgoun dan Inara
-
Ngebet Nikahi Dewi Perssik, Rully: Nanti Diambil Orang
-
Dewi Perssik Akui Belum Yakin dengan Rully, Takut Gagal Lagi?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan