Wali Kota Solo Gibran Rakabumimg Raka selama ini terkenal dengan respon cepat menjawab keluhan masyarakat di media sosial (medsos).
Tak tanggung-tanggung, politisi PDIP itu tak segan-segan membalas keluhan netizen, meski keluhan itu tak berada di wilayah Kota Solo.
Namun tanpa diduga, Gibran menyebut jika respon cepat hingga permintaan maaf itu bagian dari pencitraan dirinya.
Awalnya, ada seorang netizen dengan akun @hegi_savio yang memberikan apresiasi atas respon cepat putra sulung Presiden Jokowi itu saat menanggapi keluhan di media sosial.
Bahkan akun tersebut memuji Gibran sosok yang tidak pernah gengsi untuk meminta maaf.
"Mas Gibran Yth adalah contoh yang baik bagi para pemimpin lainnya, karena tidak pernah gengsi untuk meminta maaf ketika ada yang menegur....Hebat mas," tulisnya yang dikutip, Minggu (7/5/2023).
Kocaknya, Gibran justru memberikan jawaban tak terduga dari pujian tersebut. Gibran terkesan tak ingin mendapat pujian berlebih dari masyarakat.
"Ini cuma pencitraan kok," balas Gibran melalui akun Twitter @gibran_tweet.
Sontak saja, jawaban itu mendapat respon beragam dari warganet.
Baca Juga: Dokter Boyke Larang Hubungan Seks Setiap Hari Kalau Ingin Cepat Hamil, Kenapa Begitu?
"Sehat selalu MasWali @gibran_tweet," tulis @Dolphin_Herry.
"Pakai citra mangir mas @gibran_tweet, biar kuning langsat," tambah @azliYanto.
"Sampean saged pencitraan to mas ? Tak kira mboten saged hehe," tulis @ddouble_029 mengomentari cuitan Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati