Nomor WhatsApp milik Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo diretas oleh orang tak bertanggungjawab.
Saat dikonfirmasi, Kustini membenarkan kejadian tersebut dan menyebut bahwa setelah meretas nomor miliknya, pelaku kemudian menggunakan untuk menipu dengan kedok meminta uang ke beberapa pihak.
"Saya taunya pagi tadi. Saat mau buka WA, itu sudah ke logout (keluar). Ini kali pertamanya berhasil diretas. Sebelumnya selalu gagal," ungkap Kustini.
Setelah diperiksa oleh asisten pribadinya, baru diketahui ternyata upaya peretasan sudah dilakukan sejak semalam. Hal itu diketahui dari puluhan kode One Time Password (OTP) yang masuk di pesan nomor miliknya.
"Kemungkinan pelaku mengacak OTP-nya. Soalnya di kolom pesan sms nomor saya, masuk puluhan kode OTP sejak pukul 23.30 WIB. Berarti upaya masuknya sejak waktu itu," terang Kustini.
Kustini menjelaskan, bahwa beberapa pihak telah dikirim pesan oleh pelaku untuk dimintai sejumlah uang, dengan modus untuk diberikan kepada keponakannya.
Pihaknya sudah memberikan klarifikasi dan menyampaikan untuk mengabaikan pesan tersebut.
Kustini juga meminta masyarakat dan semua pihak untuk berhati-hati dan menunggu informasi selanjutnya.
"Ini sedang diperbaiki, semoga bisa diambil alih lagi. Apabila ada masyarakat yang menerima WA dari nomor saya, itu jelas dari penipu," pungkas Kustini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda