Curhatan soal pungli di lingkungan Kabupaten Pangandaran yang diungkap seorang guru bernama Husein Ali Rafsanjani viral di media sosial. Mantan menteri Susi Pudjiastuti pun turut memberi sorotan.
Sebelumnya beredar video curhatan seorang guru ASN di lingkungan Kabupaten Pangandaran bernama Husein Ali Rafsanjani.
Ia mengaku mendapat pungutan liar atau pungli ketika mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar) Oktober 2021 lalu.
Ketika mengikuti latsar ia diminta untuk membayar sejumlah uang besarannya Rp270 ribu yang akan dipakai untuk ongkos transportasi.
"Awal bilangnya bawa badan aja semua biaya ditanggung negara katanya tiba-tiba seminggu sebelumnya ada chat yang mengharuskan bayar transport sebesar Rp270 ribu ya dari panitia itu bulan Oktober 2021," ungkapnya dalam video yang beredar di media sosial.
Bermuasal dari situ ia kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri lantaran mendapat intimidasi usai melaporkan dugaan pungli tersebut.
Kisah Husein yang viral itu kemudian direspon mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Melalui cuitannya, Susi mengaku ditelpon oleh Bupati Pangandaran. Dalam pembicaraan itu, sang bupati mengaku siap menindak praktik pungli yang dilaporkan Husein.
"Barusan saya dapat telepon dari Bupati dia ada di Bandung dan mau ketemu sdr Husein mau ngobrol dari hati ke hati beliau berjanji kalau memang anak buahnya yang salah beliau tidak akan segan2 untuk bertindak. Beliau berjanji akan kabari lagi setelah pertemuan," kicaunya.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Anak Tidak Mau Mendengar Cerita Masa Lalu Orang Tuanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim