PSIS Semarang dihantam kabar tak mengenakkan terkait dugaan penunggakan gaji mantan kipernya, Ray Redondo.
Kiper 27 tahun tersebut menyebut management PSIS Semarang menunggak gaji sejumlah pemain.
Tak hanya otu saja, ahkan beberapa pemain yang telah hengkang dari PSIS Semarang juga disebut-sebut belum menerima gaji seperti yang dijanjikan.
Curhaatan Instagram story Aldhila Ray Redondo tersebut diunggah ulang oleh akun fanbase @serdadumerahputih_1945.
"Sampek saiki jeh ditunggak cah2 seng wes do metu. Pie jane kih (Sampai sekarang masih ditunggak, teman-teman sudah pada keluar. Bagaimana sih ini,red)” tulis Ray Redondo pada instagram storynya.
Sontak repost-an unggahan Instagram story tersebut ramai dan menjadi perbincangan warganet dan sejumlah pemain.
Salah satunya mantan rekan se-tim Ray Redondo saat di PSIS Semarang, Oktafianus Fernando.
"Yo bahaya rekk @rayredondo96," komentar Oktafianus menggunakan akun @oktafianusfernando
Tak hanya itu, unggahan akun @serdadumerahputih_1945 tersebut juga turut dikomentari pengamat sepakbola sekaligus Koordinator #SAVEOURSOCCER Akmal Marhali.
Baca Juga: Indra Sjafri: Pratama Arhan Merasa Bersalah, Sedih Tak Bisa Main di Final SEA Games 2023
Melihat komentar keduanya, warganet pun ramai-ramai menyebut PSIS Semarang sebagai klub yang berekonomi sulit.
“GAYA ELITE EKONOMI SULIT CUUAAKKSSS,” komentar akun @ragila.ndika
“Jare team sugih...nyaingi Persebaya lakok kere jebule,” komentar akun @andi.k5529
“Sok kaya di awal, melarat di akhir. || SUYOYOK FC,” komentar akun @abdurrachmansoleh menanggapi isu tunggakan gaji pemain PSIS Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar