Video seorang oknum ormas yang memalak hingga mengancam pengemudi truk viral di media sosial. Bahkan ia tak segan bakal merusak truk pengemudi jika kembali melintas di wilayah tersebut.
Hal itu membuat geram netizen, tak sedikit yang mendoakan, tanpa menunggu hari besok oknum tersebut akan segera diringkus pihak berwajib karena ancaman tersebut.
Video dugaan pemalakan oleh oknum ormas tersebut terjadi di wilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Oknum ormas tersebut bahkan mengaku penguasa wilayah tersebut.
Melansir dari akun Twitter @koran_paris88, Rabu (17/5/2023) oknum berbaju oranye tersebut tengah adu mulut dengan sopir truk tersebut.
"Supir truk mengalami pemalakan oleh oknum anggota ormas di daerah Bantar Kambing Semplak, Bogor," tulis akun tersebut.
Dalam video itu, tampak oknum ormas meminta sejumlah uang karena menguasai wilayah tersebut, namun sang pengemudi mengaku tidak ada uang.
Pria berbaju oranye tersebut tetap memaksa dan pengemudi menyebut di sudah dari dulu melintasi kawasan tersebut dan tidak pernah ada yang meminta seperti itu.
"Saya ga ada uang, saya kan bayar pajak juga. Saya sudah berapa tahun lewat sini," kata sang sopir dalam video.
"Justru aturan itu baru sekarang gua buat," sergah oknum ormas tersebut.
Sang sopir juga mengaku bahwa ada banyak truk lain lewat mengapa hanya dirinya yang dimintai uang. Seakan membela diri, oknum ormas tersebut mengaku sudah meminta semua sopir.
Cekcok itu berlanjut dan sopir menegaskan dia tidak punya uang untuk membayar terhadap orang yang tidak jelas. Namun sang sopir justru dapat ancaman akan dirusak truknya ketika kembali terlihat di wilayah tersebut.
Video itu ramai jadi perbincangan, bahkan netizen sudah memprediksi kejadian itu akan viral dan oknum tersebut segera ditindaklanjuti.
"Si paling punya wilayah, ngerakeun gablag ahh," tulis salah satu netizen.
"Kayak gitu kasih nasi kotak aja beres," celetuk lainnya.
"Jangan nunggu besok, sekarang elu diringkus," prediksi netizen lainnya.
Ramainya dugaan pemalakan itu diakui sudah diketahui kepolisian. Polsek Rancabungur juga sudah melakukan olah TKP dan diketahui bahwa oknum tersebut bukan dari ormas yang diketahui sebagai Pemuda Pancasila.
Kini polisi sedang mencari keberadaan oknum tersebut untuk diselidiki dan ditindaklanjuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup