/
Kamis, 18 Mei 2023 | 16:49 WIB
Manajer Timnas U-22 Indonesia Kombes Pol Sumardji. ((ANTARA/Bayu Kuncahyo))

Kericuhan hingga berujung pada pemukulan terhadap Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji menarik perhatian legenda sepak bola Thailand, Piyappong Pue On.

Pue On menyayangkan hal itu justru dilakukan oleh ofisial Timnas Thailand di mana mereka dicontoh oleh sejumlah pemain junior yang bertarung pada malam itu.

"Kekerasan yang terjadi di final adalah pelajaran untuk pemain Thailand. Mereka harus belajar mengontrol emosi karena itu hal penting dalam sepakbola," ujar Pue On dikutip dari Suara.com. Kamis (18/5/2023).

Dirinya tak menampik bahwa dalam permainan sepak bola potensi untuk berkelahi sangat besar. Namun sebagai tim yang cukup dipandang di ASEAN hal itu seharusnya tak harus berbuntut sampai pemukulan.

"Perkelahian di sepak bola bukan tidak pernah tak ada. Era-era sebelumnya juga ada contonya, tapi hal itu tak seharusnya terjadi," terang dia.

"Yang tidak bisa dimaafkan adalah seorang staf dari pelatih berkelahi dengan Indonesia. Seharusnya mereka itu mencegah pemain bukan justru bertindak berlebihan," ujar dia.

Pue On meminta salah satu staf yang terciduk melakukan pemukulan terhadap Sumardji diberikan hukuman berat. Bahkan tim pelatih Thailand kelompok umur harus diganti.

"Untuk hal ini asosias harus memberikan hukuman berat. Orang itu adalah staf, tim pelatih harus diganti bagaimanapun juga. Bawa orang yang lebih dewasa untuk membimbing anak-anak. Jika tidak, kita akan hancur seperti di final SEA Game kemarin," terang dia.

Seperti diketahui, Sumardji menjadi korban pemukulan saat kericuhan antara Indonesia vs Thailand di final SEA Games 2023. Manajer 51 tahun tersebut berniat melerai keributan anak asuhnya. Bukannya berhasil, dirinya justru dipukul hingga tersungkur ke tanah.

Baca Juga: Witan Sulaeman Pemain Timnas Indonesia Tersukses di SEA Games Sepanjang Sejarah, Ini Alasannya

Terbaru, ofisial Timnas Thailand U-22 sendiri sudah meminta maaf terhadap aksinya melakukan pemukulan tersebut. Bahkan dia meminta maaf hingga menangis saar mendatangi Sumardji.

Load More