Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa partainya tidak khawatir tentang pertemuan antara Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Meski demikian, Gibran sapaan akrabnya tetap dipanggil ke Jakarta setelah pertemuan singkat itu dilakukan.
"Berpolitik adalah tentang melayani rakyat, jadi saat ini kami fokus mencari calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo sebagai capres dalam Pemilu 2024," ungkap dia dikutip dari Antara, Minggu (21/5/2023).
Meski banyak isu yang bermunculan terkait pemberontak hingga pengkhianat partai, PDIP tak mempersoalkan hal itu. Hasto menyebut bahwa yang terpenting saat ini adalah pemilihan wakil Ganjar.
Mereka juga mencari sosok pendamping Ganjar Pranowo lewat lapisan masyarakat dari berbagai kalangan.
"Partai PDI Perjuangan juga menggali aspirasi dari rakyat untuk menentukan pasangan cawapres yang paling sesuai nanti," kata Hasto
Sebelumnya, Prabowo Subianto bertemu dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka secara tertutup selama sekitar 1 jam, Jumat 19 Mei 2023.
Bertemu hingga menyantap makan malam bersama dan kemudian bertemu terbuka dengan 15 kelompok sukarelawan yang mendukung Prabowo maju capres di Pemilu 2024.
Pertemuan tersebut menghasilkan pemanggilan Gibran oleh PDI Perjuangan. Gibran diminta untuk datang ke Jakarta pada hari Senin 22 Mei 2023, untuk bertemu dengan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Gibran menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi dari partai akibat pertemuan tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa pertemuan tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Surakarta dan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.
"Kemarin itu ya makan malam saja. Enggak ikut pas beliau orasi, kan saya minggir. Enggak ikut-ikut," terang Gibran.
Gibran juga menyatakan bahwa sejak awal dia tidak menyebutkan dukungannya terhadap calon presiden tertentu. Dia mencatat bahwa sukarelawan Jokowi dan sukarelawan Gibran memiliki preferensi terhadap Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, namun para relawan memiliki kebebasan dan objektivitas dalam mendukung calon yang mereka pilih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini
-
Tragedi di Balik Keindahan Teluk Love: Jasad Ali Makrus Akhirnya Ditemukan
-
Penutupan Hammersonic 2026 Penuh Haru, Bos Ravel Entertainment Minta Maaf di atas Panggung
-
Apa Itu CNG? Ini Calon Pengganti LPG yang Diklaim Lebih Murah hingga 40 Persen!
-
Kado Pahit di Hari Kebebasan: Baru Keluar Penjara, TIW Langsung Diciduk Lagi di Depan Gerbang Rutan
-
IHSG di Zona Hijau, Ini Faktor Utama Penopang Penguatan Bursa Hari Ini
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Mei 2026: Tahan Pemain TOTS OVR 117 Anda, Ini Alasannya
-
Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza
-
Cara Cek Apakah NIK Kita Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?
-
Saat Kematian Mengajarkan Cara Hidup, Ulasan Buku 'Things Left Behind'