/
Minggu, 21 Mei 2023 | 08:01 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bertemu Prabowo. (Twitter/@Paltiwest)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa partainya tidak khawatir tentang pertemuan antara Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Meski demikian, Gibran sapaan akrabnya tetap dipanggil ke Jakarta setelah pertemuan singkat itu dilakukan.

"Berpolitik adalah tentang melayani rakyat, jadi saat ini kami fokus mencari calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo sebagai capres dalam Pemilu 2024," ungkap dia dikutip dari Antara, Minggu (21/5/2023).

Meski banyak isu yang bermunculan terkait pemberontak hingga pengkhianat partai, PDIP tak mempersoalkan hal itu. Hasto menyebut bahwa yang terpenting saat ini adalah pemilihan wakil Ganjar.

Mereka juga mencari sosok pendamping Ganjar Pranowo lewat lapisan masyarakat dari berbagai kalangan.

"Partai PDI Perjuangan juga menggali aspirasi dari rakyat untuk menentukan pasangan cawapres yang paling sesuai nanti," kata Hasto 

Sebelumnya, Prabowo Subianto bertemu dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka secara tertutup selama sekitar 1 jam, Jumat 19 Mei 2023.

Bertemu hingga menyantap makan malam bersama dan kemudian bertemu terbuka dengan 15 kelompok sukarelawan yang mendukung Prabowo maju capres di Pemilu 2024.

Pertemuan tersebut menghasilkan pemanggilan Gibran oleh PDI Perjuangan. Gibran diminta untuk datang ke Jakarta pada hari Senin 22 Mei 2023, untuk bertemu dengan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Baca Juga: Cium Tangan Prabowo, Adab Gibran Jadi Sorotan Publik: Persetan dengan Dinasti Politik, Orang Seperti Ini yang Kami Butuhkan

Gibran menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi dari partai akibat pertemuan tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa pertemuan tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Surakarta dan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. 

"Kemarin itu ya makan malam saja. Enggak ikut pas beliau orasi, kan saya minggir. Enggak ikut-ikut," terang Gibran.

Gibran juga menyatakan bahwa sejak awal dia tidak menyebutkan dukungannya terhadap calon presiden tertentu. Dia mencatat bahwa sukarelawan Jokowi dan sukarelawan Gibran memiliki preferensi terhadap Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, namun para relawan memiliki kebebasan dan objektivitas dalam mendukung calon yang mereka pilih.

Load More