Dugaan korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G yang menyeret Johnny G Plate menjadi tersangka masih menjadi perhatian publik. Bahkan Kejaksaan Agung masih mendalami peran pihak lain yang berpotensi menambah jumlah tersangka.
Kabar dugaan korupsi itu juga diakui Jhonny G Plate bahwa dirinya telah memberikan sebagian hasil korupsi untuk partainya, yakni NasDem. Hal itu sontak menjadi sorotan tajam, mengingat uang sebesar Rp3 triliun dia berikan ke partai NasDem.
Namun apakah benar, Johnny G Plate benar-benar memberikan uang sejumlah Rp3 triliun itu untuk parpol?.
Penjelasan
Sebuah kanal YouTube Roda Politik ikut membahas dugaan korupsi yang dilakukan Johnny G Plate. Tak tanggung-tanggung dalam judulnya tertulis juga bahwa Johnny membagi-bagikan hasil korupsinya kepada sejumlah pihak termasuk NasDem.
"3 Triliun Saya Kasih untuk Parpol, Pengakuan Johnny G Plate Mengejutkan Publik?" tulis YouTube tersebut dikutip Selasa (23/5/2023).
Isi video memang membahas penangkapan Johnny G Plate oleh Kejagung. Meski begitu tidak ada pembahasan terkait pengakuan mantan Menkominfo itu yang memberikan uang Rp3 triliun ke parpol.
Dalam thumbnail yang dibagikan di video tersebut tampak Johnny G Plate yang sedang memberi keterangan yang diapit oleh jajaran Kejagung. Namun hal itu diduga hanya untuk menarik penonton untuk mendulang traffic
Kesimpulan
Baca Juga: Tak Disanksi karena Dampingi Prabowo, Gibran: Saya Ceritakan Kronologinya dari A sampai Z
Sebenarnya narator juga membahas terkait prediksi Kejagung kepada Johnny yang kemungkinan mengalirkan dana kepada partai NasDem. Hal itu bahkan sudah dibantah Ketum NasDem, Surya Paloh yang menantang Kejagung untuk membongkar dugaan tersebut.
Namun dalam pemeriksaannya, Kejagung ternyata tak menemukan aliran dana ke partai yang dimaksud.
Maka dari itu, informasi ini masuk dalam kategori disniformasi. Pasalnya isi video dengan judul yang ditampilkan tak sesuai.
Hal itu tentu bisa menyebabkan salah persepsi dan rawan dijadikan informasi hoaks untuk orang tak bertanggunjawab yang hanya menunjukkan judul video saja.
Maka dari itu, informasi ini masuk dalam kategori disniformasi. Pasalnya isi video dengan judul yang ditampilkan tak sesuai.
Hal itu tentu bisa menyebabkan salah persepsi dan rawan dijadikan informasi hoaks untuk orang tak bertanggunjawab yang hanya menampilkan judul video saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya
-
Belanja Online Pakai Paylater: Menyelamatkan di Awal, Menegangkan di Akhir
-
Jurist Tan Sekarang di Mana? Stafsus Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook Kini Buron
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Masuk Kategori Risti, Jemaah Calon Haji Asal Probolinggo Wafat di Makkah
-
OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
2 Cushion Wardah Terbaik untuk Kondangan: Minim Oksidasi, Flawless Sepanjang Acara
-
Pencarian Nelayan Pandeglang yang Hilang di Perairan Kalianda Dihentikan
-
Ada Byeon Woo Seok, Variety Show Jae Seok's B&B Rules! Siap Tayang 26 Mei