Hasil visum terkait dugaan penembakan yang dialami Bahar bin Smith beberapa waktu lalu dikabarkan palsu. Merasa dibohongi, Kapolri pun mengamuk, benar?
Diketahui beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan kabar adanya dugaan penembakan yang dialami Bahar bin Smith oleh orang tak dikenal.
Di tengah kasus yang masih bergulir itu, Polri dikabarkan mengamuk usai merasa dibohongi terkait hasil visum Bahar bin Smith yang palsu.
Kabar itu salah satunya dibagikan channel YouTube Portal Jurnalis bertajuk "GEGERKAN PUBLIK ! Merasa Dibohongi, Polri Mengamuk Ternyata Hasil Visum Habib Bahar Palsu"
Pada video yang berdurasi sekitar hampir 3 menit itu, dibuka dengan thumbnail yang memperlihatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit tengah menunjuk ke arah kanan.
Sementara di sampingnya tampak foto Bahar bin Smith yang tengah terbaring.
Ketika disimak lebih lanjut di dalam video itu, narator menjelaskan mengenai kronologi dugaan penembakan yang dialami Bahar bin Smith.
Narator juga mengutip teks dari salah satu media mengenai proses visum Bahar bin Smith yang dilakukan di Rumah Sakit PMI Bogor.
Tetapi hingga akhir video tak ada penjelasan mengenai visum Bahar bin Smith yang disebut palsu.
Selain itu juga tak ada pula informasi mengenai sikap Polri yang mengamuk lantaran dibohongi soal hasil visum itu.
Kesimpulan
Berdasar hasil penelusuran terkait konten yang diunggah channel YouTube Portal Jurnalis, dapat disimpulkan bahwa konten tersebut disinformasi.
Konten tersebut masuk kategori menyesatkan alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
5 Acne Sunscreen Lokal Terbaik, Cegah Jerawat Meradang pada Kulit Berminyak
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata