Beredar sebuah video di media sosial Twitter, yang menunjukkan sebuah kondisi jalanan rusak dan berlubang, serta kemacetan panjang ditimbulkan dari kondisi jalanan tersebut.
Terlihat dari video lainnya di dalam unggahan yang sama, bahwa terdapat beberapa warga yang melakukan aksi unjuk rasa perihal kondisi jalanan yang rusak ini.
Akun dengan nama @dhemit_is_back ini juga menyertakan sebuah narasi di dalam cuitannya yang menyebutkan bahwa ini adalah video jalanan di Provinsi Jawa Tengah.
Diketahui melalui teks yang ada di dalam video, jalanan ini merupakan Jalur Pantura Juwana Pati yang ada Jawa Tengah.
Menyadur dari Turnbackhoax.id, diketahui bahwa klaim tentang kondisi jalanan Jalur Pantura Juwana Pati yang ad di Jawa Tengah yang rusak parah yang menimbulkan kemacetan parah, merupakan fakta lama yang yang tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinar Pangayoman mengatakan, kondisi dalam video yang viral tersebut sudah tidak sesuai dengan situasi saat ini. Dinar meluruskan bahwa kondisi ruas jalan nasional Pati-Rembang, seperti di Juwana dan Batangan Pati sudah mendapat penanganan.
Hal ini juga selaras dengan unggahan yang ada di media sosial Instagram BBPJN Jateng-DIY, @pupr_jalan_jatengdiy pada tanggal 15 April 2023. Kepala BBPJN Jateng-DIY, Wida Nurfaida, menyatakan bahwa seluruh ruas jalan dan infrastruktur transportasi di daerah Pati dipastikan telah selesai dan siap digunakan pada jadwal mudik lebaran April lalu.
Beberapa perbaikan rekonstruksi jalan dan pembukaan kembali jalur Jembatan Juana juga telah menghasilkan kelancaran arus lalu lintas di jalur ini.
Jadi dapat disimpulkan bahwa video yang menunjukkan kondisi Jalur Juwana-Pati Jawa Tengah yang tengah rusak parah dan menimbulkan kemacetan panjang serta demo dari masyarakat merupakan video hoaks kategori false context atau konteks yang salah.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jalan di Tegal Ambles, hingga Singgung Kinerja Gebernur yang Tidak Becus
Kesimpulan
Faktanya video tersebut merupakan video lama yang diunggah kembali. Kondisi di dalam video sudah tidak relevan lagi dengan kondisi jalana Pantura Juwana-Pati saat ini yang telah mendapat penanganan khusus dan intens dari pemerintah terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123