Keluarga Haji Faisal acap kali diseret-seret dalam persoalan tersebarnya video syur Rebecca Klopper. Tak sedikit pihak yang menyebut bahwa keluarganya menyembunyikan Rebecca dari publik.
Hal itu sontak membuat Haji Faisal geram. Menurutnya, tudingan tersebut tidak memiliki kesinambungan dengan kasus yang sedang dialami Rebecca.
“Nah, ini yang lagi-lagi perlu diluruskan, kenapa harus ada sembunyikan, bagaimana, apa yang disembunyikan, kan si Recca itu kan ndak dalam pencarian orang, bukan,” ujar Haji Faisal, dikutip dari unggahan @ceritaseleb_01.
Haji Faisal pun mengatakan bahwa persoalan Rebecca tersebut tidak ada hubungannya dengan Fadly. Dalam hal ini, Fadly hanya sebagai saksi atas pelaporan pihak penyebar video syur tersebut.
“Urusannya sama Fadly nggak ada. Hanya Fadly ini sebagai saksi bahwa si Rebecca melapor. Dia pergi melapor, kan itu aja persoalannya,” ungkap Haji Faisal.
“Apa yang disembunyikan si Fadly?” imbuhnya.
Lebih lanjut, ayah Fuji itu sendiri menuturkan bahwa dalam persoalan ini, Rebecca seharusnya memperoleh perlindungan dan simpati. Sebab, menurutnya, Rebecca adalah korban permasalahan tersebut.
“Malahan ya, kalau kita punya hati nurani, kalau kita baik kepada orang lain, atau kepada perempuan yang terzalimi yang tersakiti, yang teraniaya, malah si perempuan ini harus kita bantu sebenarnya,” ujar Haji Faisal.
“Kenapa sampai terjadi persoalan seperti ini, kalau benar terjadi, seharusnya pihak perempuan inilah yang akan melaporkan orang yang mengedarkan video ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Haji Faisal Tak Terima Fadly Faisal Dituduh Sembunyikan Rebecca Klopper
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali