Pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Aidinil Zetra meragukan kepindahan Sandiaga Salahuddin Uno dari Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan membawa dampak signifikan terhadap partai barunya.
"Pascabergabungnya Sandiaga ke PPP, menurut pengamatan saya tidak akan terlalu berpengaruh," katanya, di Padang, Senin.
Alasannya, kata Aidinil, kekuatan politik Gerindra pascaditinggalkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) tersebut masih tetap sama, tidak menurun atau berkurang.
Atas dasar itu, ia meragukan kepindahan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut bisa membawa dampak signifikan terhadap partai berlambang ka'bah yang dikomandoi Plt Ketua Umum Muhammad Mardiono.
Kemudian, terkait tawaran yang disodorkan PPP mendorong Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden berpasangan dengan Ganjar Pranowo, ia mengatakan hal tersebut akan bergantung pada keputusan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP.
Ia mengatakan jika melihat kebiasaan yang dilakukan Megawati, maka orang-orang yang diterima adalah individu yang mempunyai basis lingkungan kuat di tubuh partai.
"Sandiaga yang baru masuk PPP, tentunya Megawati akan berpikir apakah memang Sandiaga Uno mampu mewakili PPP sebagai sebuah partai atau hanya sekadar menjual figur Sandiaga Uno," jelas dia.
Pendapat berbeda diutarakan pengamat politik dari Universitas Andalas Prof Asrinaldi yang mengatakan bergabungnya Sandiaga Uno ke PPP diprediksi justru akan mendongkrak elektabilitas partai berlambang ka'bah.
Ia mengatakan dengan modal figur, elektabilitas, dan kinerja di Kemenparekraf yang tergolong bagus, maka Sandiaga diyakini akan turut membantu mendongkrak elektabilitas partai menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Baca Juga: Diajukan Sebagai Cawapres oleh PPP, Sandiaga Uno Bersiap Ketemu Megawati Bangun Komunikasi
Apalagi, ujarnya, Sandiaga merupakan sosok figur menteri yang masih tergolong muda sehingga diyakini mampu menggaet konstituen dari kalangan milenial.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali