Baru-baru ini Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat thread di akun Twitter resminya, @SBYudhoyono. Bukan soal pandangan poltiknya, melainkan mimpi bertemu Presiden Indonesia ke-8.
Bahkan disebutkannya, ada Presiden Joko Widodo dan juga Megawati Soekarnoputri yang mendampingi pemimpin negara baru itu.
Mengutip dari akun Twitter milik SBY, Selasa (20/6/2023) Presiden Indonesia periode 2004-2009 dan 2009-2014, menyebut bahwa ia bertemu Jokowi di Cikeas untuk menjemput Megawati.
"Saya bermimpi, Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk bersama-sama menjembut Ibu Megawati di kediamannya. Kami bertiga menuju Stasius Gambir," tulisnya di Twitter.
"Di Stasiun Gambir, sudah menunggu Presiden Indonesia ke-8 dan beliau telah membeli karcis kerata api Gajayana ke arah Jateng dan Jawa Timur," ujar dia
Mengingat masih banyak waktu, berempat pejabat negara tersebut menenggak kopi yang ada di Stasiun Gambir.
"Kami berempat minum kopi sambil berbincang santai," ujar dia.
Dalam perjalanan keempatnya menyapa masyarakat dengan hangat. SBY pun mengingat bagaimana ketika dirinya memimpin Indonesia yang memiliki banyak tantangan.
"Kami menyapa rakyat Indonesia dengan hangat. Rakyat yang pernah kami pimpin dengan penuh kesungguhan hati. Memimpin bangsa yang tak pernah sepi dari tantangan," kata SBY yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Baca Juga: Usai Bertemu SBY, Prabowo Subianto Berencana Sambangi Megawati Soekarnoputri
Perjalanan itu pun usai, Jokowi dan SBY turun dari kereta. Jokowi melanjutkan perjalanannya ke rumah yang ada di Solo, sementara SBY memberhentikan bus untuk melanjutkan perjalanan ke Pacitan.
Sementara Megawati tetap di kereta untuk berhenti di Blitar, Jawa Timur.
SBY yang membeberkan siapa Presiden Indonesia ke-8 yang ia sebutkan dalam thread atau utas tersebut. Meski demikian, SBY menyebutkan bahwa keempatnya berada dalam satu gerbong yang sama dengan kondisi yang hangat dan damai.
Utas tersebut mendapat banyak komentar, hingga munculnya spekulasi dari netizen.
Spekulasi netizen memang tak bisa dianggap sepenuhnya benar. Saat ini Indonesia akan menggelar pesta demokrasi rakyat pada Pemilu 2024.
Demokrat sendiri masih tergabung di Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP). Mereka masih mendukung Anies Baswedan untuk capres di Pemilu 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Menjaga Kesehatan Mental dengan Bercerita dalam Buku Psikologi Cerita
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Dinamika Kehidupan dan Filosofi Man Shabara Zhafira dalam Karya Ahmad Fuadi
-
Siapa Sadie Sink? Aktris yang Curi Perhatian di Trailer Spider-Man: Brand New Day
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik