/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 17:16 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat AHY (kanan) saat pertemuan di Plataran Hutan Kota, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/6/2023) ([ANTARA])

Hasil survei Indopol Survey and Consulting menunjukkan penurunan elektabilitas Partai Demokrat setelah menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat, Anis Fauzan tak mau langsung percaya dengan hasil tersebut. Ia meyakini Demokrat masih mendapat dukungan dan unggul di Pemilu 2024 mendatang.

Ia mempertanyakan kembali keabsahan data yang digunakan lembaga survei tersebut. Pasalnya pada hasil lembaga survei lain, Demokrat masih dinilai tinggi.

"Hasil survei Indopol tak selaras hasil survei lembaga lain. Litbang Kompas, Charta Politika, Indo Barometer, hingga SMRC, elektabilitas kami masih tinggi," katanya dikutip dari Antara, Jumat (23/6/2023).

Anis mengungkapkan, Demokrat tak akan terpengaruh dengan hasil survei yang dikeluarkan Indopol. Dirinya tetap percaya diri bahwa partai berlambang bintang mercy ini memiliki suara maksimal di Pemilu 2024 nanti.

"Partai Demokrat tidak gentar dan tak goyah oleh survei yang tidak obyektif dan tak kredibel. Kami tetap fokus pada agenda strategis memperjuangkan hak rakyat. Kami yakin rakyat akan memilih Demokrat sebagai partai pilihan mereka," kata dia.

Ia menjelaskan dari data internal yang dikumpulkan partainya, Demokrat meraih angka elektabilitas 12 persen. Jumlah tersebut diklaim naik yang sebelumnya hanya 10 persen pada 2023 awal.

Hal itu didapatkan dari hasil kinerja dan kontibusi partai mulai dari bidang perekonomian, pembangunan termasuk pendidikan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Kader Demokrat di Bali Pindah Haluan, Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Load More