Hasil survei Indopol Survey and Consulting menunjukkan penurunan elektabilitas Partai Demokrat setelah menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat, Anis Fauzan tak mau langsung percaya dengan hasil tersebut. Ia meyakini Demokrat masih mendapat dukungan dan unggul di Pemilu 2024 mendatang.
Ia mempertanyakan kembali keabsahan data yang digunakan lembaga survei tersebut. Pasalnya pada hasil lembaga survei lain, Demokrat masih dinilai tinggi.
"Hasil survei Indopol tak selaras hasil survei lembaga lain. Litbang Kompas, Charta Politika, Indo Barometer, hingga SMRC, elektabilitas kami masih tinggi," katanya dikutip dari Antara, Jumat (23/6/2023).
Anis mengungkapkan, Demokrat tak akan terpengaruh dengan hasil survei yang dikeluarkan Indopol. Dirinya tetap percaya diri bahwa partai berlambang bintang mercy ini memiliki suara maksimal di Pemilu 2024 nanti.
"Partai Demokrat tidak gentar dan tak goyah oleh survei yang tidak obyektif dan tak kredibel. Kami tetap fokus pada agenda strategis memperjuangkan hak rakyat. Kami yakin rakyat akan memilih Demokrat sebagai partai pilihan mereka," kata dia.
Ia menjelaskan dari data internal yang dikumpulkan partainya, Demokrat meraih angka elektabilitas 12 persen. Jumlah tersebut diklaim naik yang sebelumnya hanya 10 persen pada 2023 awal.
Hal itu didapatkan dari hasil kinerja dan kontibusi partai mulai dari bidang perekonomian, pembangunan termasuk pendidikan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kader Demokrat di Bali Pindah Haluan, Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern