/
Kamis, 29 Juni 2023 | 16:23 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD memberi sambutan pada acara Hari Keterbukaan Informasi Nasional di Riau, Rabu (17/5/2023). ([ANTARA])

Indonesia sebentar lagi bakal menggelar pesta demokrasi tahun 2024. Sejumlah calon legislatif dan kepala daerah hingga calon presiden pun mulai bergerilya ke tengah masyarakat.

Menkopolhukam, Mahfud MD pun mengingatkan bahwa di negara yang menganut demokrasi ini sarat akan perbedaan, sehingga dirinya tak mempermasalahkan adanya perbedan tersebut.

"Boleh berbeda, tapi begitu pemilu selesai, itulah wakil kita di pemerintahan dan DPRD. Sesudah pemilu, mari kita rukun kembali dan membangun negara Indonesia bersama," sebut Mahfud MD dalam khutbahnya dalam Salat Idul Adha di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/6/2023).

Hidup berbangsa dan bernegara itu, lanjutnya, harus kompak meskipun tidak harus sama persis.

"Caranya tidak harus sama, tapi tujuannya harus sama. Saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama," katanya.

Dia menyebut negara Indonesia merupakan anugerah dan berkah Allah SWT, sehingga wajib dirawat serta dijaga.

"Mari kita rawat berkah Allah kepada kita yang memberikan Indonesia sebagai negara yang merdeka, yang memberikan kebebasan untuk beribadah. Kita jaga Indonesia sebagai bentuk syukur kepada anugerah Allah," ujar Mahfud.

Dalam Pemilu 2024 nanti sudah ada tiga nama capres yang kemungkinan akan bertarung. Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP, Anies Baswedan diusung oleh Partai NasDem dan Prabowo Subianto dari Gerindra. [ANTARA]

Baca Juga: CEK FAKTA: Mahfud MD Disebut-sebut Berhasil Gagalkan Anies Baswedan Nyapres di Pilpres 2024

Load More