Suara Joglo - Kendala bahasa menjadi problem dalam skuat PSS Sleman dalam mengarungi BRI Liga 1 musim 2023-2024 yang baru dimulai pekan ini.
Pelatih PSS Sleman, Marian Cucchiaroni Mihail sempat mengeluh akan kendala komunikasi yang terjadi antara dirinya dan para pemain.
Pelatih berkebangsaan Rumania tersebut mengaku jika kesulitan dalam hal komunikasi yang menyebabkan para pemainnya tidak paham dengan apa yang ia maksudkan.
"Pemain bilang yes, tapi tak paham maksudnya," ungkap pelatih PSS Sleman dilansir dari akun Instagram @garudatimnasindonesia (03/07/2023).
Namun meski demikian, debutnya bersama PSS Sleman di BRI Liga 1 berjalan manis. Pelatih berusia 65 tahun itu sukses menghantar PSS meraup 3 poin penuh saat melakoni laga tandang ke markas Bali United akhir pekan kemarin (01/07/2023).
Hanya saja adanya kendala dalam hal komunikasi juga menjadi sorotan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Bahkan tidak jarang dari mereka yang menanyakan apakah PSS Sleman tidak menggunakan penerjemah agar komunikasi antar pelatih dan pemain terjalin dengan baik.
"Kasihan juga pelatih asing kalau gak dikasih penerjemah.." ungkap salah seorang netizen.
"Penting nya bahasa inggris di sepakbola modern,kayak nya ssb kita harus mulai membiasakan belajar bahasa inggris,soalnya kalau belajar dari dewasa itu sdh agak sulit," ujar netizen yang lain.
Baca Juga: Gubernur NTB Apresiasi LIMOFF Sinergikan Industri Kreatif Unggulan NTB
"Pemain hrs punya kesadaran belajar bahasa asing, club hrs sadar menyediakan penerjemah. Mantab dah efektifitas komunikasinya," ucap netizen lainnya.
"Kan gw udah bilang, Mayoritas pemain liga Indo cuma bisa lari sama nendang bola doang, soal IQ dan kecerdasan minus.. hanya beberapa pemain yg bisa ngikutin intruksi pelatih.." sindir netizen satunya.
"Mungkin maksudnya lebih ke pemahaman taktik nya kurang," sambung netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Usai Polemik LCC Kalbar Viral, Beredar Unggahan Soal MC yang Disebut Diputus Kerja
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
Drama Penangkapan Pengedar Obat di Cariu: Kabur ke Sawah, Berakhir di Tangan Polisi
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish