Awalnya ini merupakan bagian dari Fakultas Kedokteran. Namun, seiring dengan berkembangnya dan semakin tingginya minat calon mahasiswa, tahun 1993 Universitas Diponegoro mendirikan Fakultas Kesehatan Masyarakat atau FKM.
Selain jurusannya yang banyak Fakultas Kesehatan Masyarakat juga memperoleh Sertifikat ISO 9001-2008 dari Global Certification.
7. Fakultas Peternakan dan Pertanian
Fakultas ini berdiri atas saran dari Menteri Thojib Hadiwidjaya, yang melihat potensi besar Jawa Tengah dalam sektor peternakan. Jadilah, Fakultas Peternakan UNDIP yang berdiri dengan membuka dua jurusan yakni Peternakan dan Perikanan, yang kemudian jurusan Perikanan dipisah ke dalam Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
8. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Pada 1985, program studi Ilmu Kelautan mulai dirintis di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Inilah yang juga menjadi awal berawalnya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP.
Seperti telah disinggung sebelumnya kalau program studi Ilmu Kelautan di universitas ini awalnya menjadi bagian dari Fakultas Peternakan. Pada 1994, barulah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dilahirkan.
9. Fakultas Psikologi
Fakultas Psikologi memiliki sejarah yang menarik. Awalnya berupa program studi Psikologi di UNDIP menginduk pada Fakultas Kedokteran. Hingga 2007, barulah fakultas untuk prodi ini berdiri sendiri.
Baca Juga: Denny Caknan Go Public dengan Bella Bonita, Isyaratkan Segera Nikah
Meski menjadi salah satu fakultas termuda, prodi psikologi di fakultas ini mendapatkan akreditasi A, yang membuktikan kalau kualitasnya tidak boleh dianggap remeh.
10. Fakultas Sains dan Matematika
Cikal bakal pertama dari Fakultas Sains dan Matematika lahir terjadi pada tahun 1968, yaitu program studi Matematika. Setelah itu, pada 1988, terdapat 3 program studi lainnya pun hadir, yaitu Biologi, Kimia, dan Fisika. Selanjutnya hingga 2012, Fakultas ini hadir dengan nama Fakultas Sains dan Matematika.
11. Fakultas Teknik
Fakultas Teknik adalah salah satu fakultas yang dibuka pada awal berdirinya Universitas Diponegoro, setelah sebelumnya bernama Universitas Semarang hingga 1957. Pasalnya, fakultas ini dibuka pada 1958.
Adapun, jurusan yang dibuka pertama kali di fakultas ini adalah Teknik Sipil. Menariknya, kini telah ada berbagai program studi seiring dengan semakin kompleksnya kebutuhan akan engineer.
Demikian informasi mengenai 11 fakultas yang ada di Universitas Diponegoro. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi Anda, untuk melanjutkan kuliah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!