Beredar video yang menarasikan Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok ditolak saat ingin mencalonkan diri sebagai Capres pada 2024.
Video tersebut dibagikan akun Facebook Golliat. Dinarasikan dalam video tersebut tidak bisa nyapres.
Judul video tersebut, yakni "V1ral ~ F4kta Menger1kan Soal Ah0k, P4ntas Dit0lak M4ju Ny4pres 2024".
Pada bagian thumbnail diberikan narasi, "Update Terkini: Fakta Mengenrikan Soal Ahok. Pantas Ditolak Maju Nyapres Ternyata Ini".
Lantas benarkah informasi tersebut? Simak penjelasannya.
Penjelasan
Setelah dilakukan penelusuran diketahui bahwa gambar thumbnail yang digunakan merupakan hasil editan.
Foto yang sebenarnya ialah milik detiknews.com dengan judul artikel “Sehari Jelang Pencoblosan, Ahok Bertemu Jokowi di Kantor Presiden” yang diunggah pada 18 April 2017. Namun, gambar tersebut diedit dengan ditambahi narasi yang salah.
Selain itu, isi dari konten tersebut merupakan potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Baca Juga: Roberto Firmino Gabung Al Ahli, Persaingan Liga Arab Saudi Bukan Hanya Al Nassr dan Al Ittihad
Salah satunya ada potongan video yang memperlihatkan sosok Mahfud MD yang bicara tentang apakah Ahok bisa maju capres atau cawapres. Video aslinya diunggah oleh kanal Youtube milik KOMPASTV dengan judul “Mahfud MD: Ahok Tak Bisa Maju Capres/ Cawapres – AIMAN” pada tahun 2018.
Potongan video lainnya identik dengan yang diunggah Kanal Anak Bangsa. Video dengan judul “AHOK BICARA ORANG PINTAR DIBERIKAN KESEMPATAN BEKERJA. LALU HASILNYA ?” itu memperlihatkan sosok Rudi S Kamri.
Kesimpulan
Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa klaim Ahok ditolak untuk maju nyapres di 2024 salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Judul dan isi video tidak sesuai. Pun dengan narator yang dibicarakan tidak berkaitan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?