Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyebut nama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan belum masuk daftar bakal calon anggota legislatif (caleg) partai tersebut sebab masih menunggu posisi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.
Yandri mengatakan hal tersebut ketika ditemui usai menyerahkan dokumen perbaikan administrasi bacaleg PAN di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu.
"Sampai sekarang, di dalam perbaikan ini, nama Bang Zul (Zulkifli Hasan, red.) belum dicantumkan karena tentu masih ada pertimbangan lain, kemungkinan Bang Zul masih ada pula untuk menjadi cawapres," kata Yandri.
Jika Zulkifli Hasan maju sebagai caleg, kata dia, Menteri Perdagangan itu akan mendaftar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 1.
"Bang Zul sampai sekarang belum memutuskan menjadi caleg atau tidak. Kalaupun menjadi caleg, Bang Zul insyaallah di Jawa Tengah 1," kata dia.
Yandri mengatakan bahwa PAN telah mengusulkan nama Zulkifli Hasan sebagai cawapres untuk mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres).
Menurut dia, komunikasi politik antara Zulkifli Hasan dan Airlangga Hartarto berjalan baik. Hal itu juga mengingat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas PAN, Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah lama terbentuk.
"Bang Zul 'kan sudah sering ketemu sama Pak Airlangga, kemistrinya sudah nyambung, kemudian KIB sudah lama terbentuk. Jadi, saya kira kedua partai ini dari sisi komunikasi ataupun kelengkapan presidential threshold enggak ada masalah, tinggal apakah benar ini benar-benar terwujud, ya, belum tahu," ucapnya.
PAN diketahui tiba di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu pukul 14.27 WIB untuk menyerahkan perbaikan administrasi dokumen persyaratan bakal caleg.
Baca Juga: Duet Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan Diangga Sebagai Pilihan Rasional, Ini Kata Pengamat
Yandri menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan 100 persen terhadap dokumen bakal caleg yang sebelumnya dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS).
"Saya menyampaikan daftar caleg DPR RI sebanyak 580 orang dari 84 dapil dan perempuan 37 persen. Jadi, hasil yang kami daftarkan dari awal ada beberapa perbaikan dan alhamdulillah perbaikan itu 100 persen sudah kami kami lakukan," terang Yandri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok