Sedikitnya 34 warga sipil Sudan, termasuk sejumlah anak tewas akibat penembakan membabi buta di sebuah pasar di Kota Omdurman, sebelah barat ibu kota Khartoum, demikian menurut pernyataan singkat Kementerian Kesehatan pada Rabu.
Menurut saksi mata, serangan itu terjadi pukul 08:00 waktu setempat, Selasa (11/7) dan berlangsung selama tiga jam. Sebagian besar korban adalah pedagang dan pemilik kendaraan, katanya.
Masih belum diketahui dalang di balik serangan tersebut.
Hingga kini belum ada pernyataan dari militer Sudan atau kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) mengenai laporan tersebut.
Sudan dilanda bentrokan antara militer dan RSF sejak April dalam konflik yang menewaskan hampir 3.000 warga sipil dan melukai ribuan orang lainnya, menurut tim medis setempat.
Berbagai gencatan senjata yang dimediasi Arab Saudi dan Amerika Serikat untuk pihak bertikai, gagal mengakhiri kekerasan di negara tersebut.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan bahwa hampir tiga juta orang telah mengungsi dari konflik saat ini di Sudan.
Pekan lalu Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa konflik yang sedang berlangsung di Sudan kemungkinan mengarah pada perang saudara.
Baca Juga: Imbas Perang Sudan, 111 WNI Akhirnya Berhasil Dievakuasi ke Jeddah
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik