Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia, termasuk Indonesia. Tak heran jika sepak bola benar-benar di cintai di negeri ini.
Ribuan suporter rela berbondong-bondong ke stadion untuk menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepad tim kesayangan.
Antusiasme suporter di Indonesia dalam mendukung tim kesayangan benar-benar menjadi momen tak terlupakan legenda PSIS Semarang, Emanuel de Porras.
Striker asal Argentina itu turut membawa tim Laskar Mahesa Jenar menjadi runner-up Liga Indonesia musim 2006.
De Porras tak menampik jika pada dasarnya orang Indonesia sangat baik, termasuk para suporter.
"Itu adalah negara yang asing bagi kami, karena kebiasaan dan budaya. Tetapi mereka selalu membuat saya nyaman. Sampai sekarang, mereka masih mengingat saya," kata De Porras dikutip dari Clarin.com dan dilansir Suara Moots, Minggu (16/7/2023).
Meski demikian, sosok yang pernah berseragam Persija Jakarta itu tetap mengingat momen mengerikan di sepak bola Indonesia.
De Porras yang membela Persija pada periode 2004 hingga 2006 menceritakan momen saat ia terpaksa naik mobil lapis baja milik polisi saat bertanding di markas lawan.
"Kami pergi sebagai tim tamu saat itu ke ke sebuah kota di negara Indonesia. Kami saat itu menang 1-0. Gol dicetak oleh saya," ungkapnya.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Sofa untuk Ruang Tamu yang Sempit, Tertarik Mencobanya?
"Mereka (panpel) membawa kami keluar dari stadion dengan menggunakan truk lapis baja milik polisi. Saat itu suporter tamu seolah ingin memakan kami," tambah Emanuel de Porras.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan