/
Rabu, 19 Juli 2023 | 18:23 WIB
bacaleg pdip asal Lombok dihajar massa usai dituduh hamili anak kandung ([ndorobei.official/Instagram])

Beberapa waktu lalu publik digegerkan seorang ayah asal Kecamatan Sekotong, Lombok yang merupakan bacaleg PDIP babak belur dihajar massa lantaran diduga menghamili anak kandungnya. 

Dikutip dari video yang diunggah akun @ndorobei.official, terlihat sosok ayah berinisial S tersebut terbaring tak berdaya di rumah sakit.

Tampak sang anak yang disebut-sebut telah dihamili datang menjenguk bahkan memeluk erat sang ayah.

Kuasa Hukum Korban Hariadi Rahman menyebutkan dari pengakuan sang anak, terungkap fakta lain, bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada ayahnya adalah tidak benar. Ia bahkan menegaskan tidak hamil.

Anak S pun telah melakoni visum sebanyak dua kali. Meski hasilnya urung diserahkan ke polisi tetapi dari pengecekan, ia tak hamil.

"Ternyata memang korban itu tak pernah menghamili atau memperkosa anaknya," kata Hariadi seperti dikutip dari @ndorobei.official.

Lebih jauh, Hariadi menjelaskan kasus tuduhan ayah menghamili anak kandung itu bermula dari laporan sang anak kepada sang kakak yang mengaku telah dirusak.

"Kesalahpahaman dalam kasus itu bermula saat anak S yang diduga menjadi korban tindakan asusila menyampaikan kepada kakaknya bahwa dirinya telah dirusak sang ayah. Namun istilah rusak yang dimaksud sebenarnya merujuk pada rasa sakit hati lantaran setiap keinginannya tak pernah dituruti," ucapnya.

"Sayangnya, pernyataan yang menyebut telah dirusak itu kemudian mendapat persepsi yang salah dari sang kakak. Dia (terduga korban) pernah menyampaikan ke kakaknya yang sebagai pelapor, kalau dia sudah dirusak, rusak yang disampaikan itu rusak perasaannya karena tidak pernah dituruti selama dua bulan ini apapun permintaannya sama bapaknya,"
tambahnya.

Baca Juga: Jarang Disorot Performanya, Thomas Doll Sebut Satu Pemain Persija Jakarta Bisa Tembus Timnas Indonesia

Load More