Gelandang Persija Jakarta, Maciej Gajos, merasakan pengalaman baru usai memutuskan berkarir di sepak bola Indonesia.
Betapa tidak, pemain asal Polandia itu pertama kali sepanjang hidup harus naik kendaraan taktis atau rantis menuju lokasi pertandingan.
Hal itu dia rasakan saat tim Macan Kemayoran menuju Stadion Indomilk Arena untuk menghadapi Persita Tangerang, Sabtu (22/7/2023) silam.
"Ya, itu pertama kalinya. Saya sedikit terkejut, karena di Polandia saat ada pertandingan besar pasti banyak polisi. Saya pikir barracuda (rantis) hanya untuk mendampingi busnya saja, untuk menjaga supaya tidak ada pelemparan batu," kata Gajos saat ditemui setelah berlatih di lapangan latihan Persija, Sawangan, Depok, Rabu (26/7/2023).
"Maka saat berangkat dikatakan satu barracuda diisi sepuluh pemain, saya bingung. Lalu diceritakan bahwa musim lalu ada insiden sebelum pertandingan, jadi mudah-mudahan yang lempar-lempar batu itu tidak akan terjadi lagi," tambahnya.
Gajos juga mengungkapkan rasa tidak sabarnya untuk bermain di hadapan pendukung Persija di Stadion GBK. Ia memang sudah pernah bermain di hadapan penggemar Persija di Stadion Patriot saat melawan Bhayangkara FC, namun Gajos yakin pengalaman bermain di Stadion GBK akan berbeda.
"Saya berharap di GBK lebih banyak lagi (pendukung Persija yang datang) dan bisa membantunya, karena dia kan melihat pertandingan melawan PSM, saat kita ketinggalan, Jakmania benar-benar mendukung untuk memenangi pertandingan," ucap Gajos.
Persija akan menjamu Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan kelima Liga 1 2023/2023, pada Minggu (30/7/2023) pukul 19.00 WIB.
Macan Kemayoran saat ini menghuni posisi kesepuluh di klasemen sementara Liga 1, dengan koleksi lima poin dari empat pertandingan. (ANTARA)
Baca Juga: Legiun Asing Persija Maciej Gajos Kaget Bertanding di Indonesia Harus Naik Rantis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata