Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Juvenil A berakhir dengan kekalahan telak 0-3.
Arkhan Kaka dkk, tak mampu mencetak 1 gol pun dan pertandingan Rabu (2 /8/2023) kemarin dikuasai pemain muda Spanyol.
Ada sejumlah catatan penting untuk Bima Sakti dalam membangun serangan dan pertahanan anak asuhnya. Dilansir dari Suara.com, Kamis (3/8/2023) sedikitnya ada tiga hal yang harus dibenahi.
Jarak terlalu longgar
Timnas Indonesia U-17 cukup kesulitan saat membangun serangan. Mereka justru banyak bertahan dan kurang berkreasi untuk menekan ke area lawan.
Di sisi lain sulitnya membangun serangan, jarak antar pemain terlalu longgar. Akibatnya, bola sulit diberikan oleh pemain ke pemain lain.
Akhirnya, Arkhan Kaka hanya mendapatkan long ball dari rekan-rekannya yang dipastikan sulit untuk membuat keputusan hingga mudah dihalau pemain lawan.
Akurasi passing
Passing atau operan yang dilakukan para pemain muda Timnas Indonesia ini kurang baik. Terlihat saat menyerang, umpan yang dilakukan pemain selalu salah.
Keberuntungan seakan menjadi milik lawan saat itu. Hal itu akan menjadi masalah ke depan ketika lawan menguasai bola dan melakukan tekanan tinggi.
Mental yang kurang
Bisa dipastikan bahwa kurangnya jam terbang bermain dalam ajang turnamen ditambah degnan tekanan lawan dengan kualitas lebih tinggi membuat nyali para penggawa Garuda Muda ciut.
Penurunan mentalitas pemain ini jadi kendala lain bagi Bima Sakti untuk memperkuat kepercayaan diri para anak asuhnya.
Di sisi lain, tak banyak turnamen yang menarik pemain 17 ke bawah di Indonesia. Maka dari itu, pertandingan uji coba ini perlu dilakukan lebih sering untuk membangun mentalitas pemain muda Indonesia sebelum berlaga di Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Kiper Berdarah Indonesia Ini Berbagi Kisah Tentang Sosok Buffon, Kolom Komentarnya Dibatasi, Takut Netizen Indo?
-
Frank Wormuth Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia U-17, Siap Dipakai di Piala Dunia U-17 2023
-
Tampil Apik di BRI Liga 1 2023/2024, Berikut 3 Pemain yang Layak Dicoba Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh