CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mendapatkan kritikan dari pentolan Suporter Panser Biru usai memberikan imbauan para pendukung laskar mahesa jenar datang ke madura. Hal itu usai mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Kepareng Wareng meminta Yoyok Sukawi meniru Presiden Madura United, Achsanul Qosasi yang tidak sepakat dengan larangan suporter datang pada laga away.
"Harusnya ys belajar dari seniornya dan bersikap seperti ini juga nglawan satu nglawan semua, manajemen klub harus kompak satu suara dengan suporternya," ujar pria yang akrab disapa Wareng dikutip pada akun media sosial Instagram pada Jumat (4/8/2023).
"Ora malah gawe statmen suporter gak usah away ndukung home ae lha memange koe ze valente kwak," tulis Wareng.
Uniknya tak lama kemudian, Yoyok Sukawi pun memberikan jawaban di kolom komentar. Ia menyatakan siap.
"Nggih siap," tulis Yoyok.
Hal itu pun langsung memantik komentar dari publik dan pendukung PSIS Semarang.
"Belom lagi ini aturan katanya udh atas persetujuan klub...nah klub udh minta saran atau paling gak info ke suporter gak? Kan sasaran regulasi ini suporter," tulis netizen.
"Tiket online harusnya di zonasi, pak yeng, harus ada jarak berapa km, biar ga bisa beli semua," tulis netizen.
Baca Juga: Hasil Australian Open 2023: Dikalahkan Prannoy, Anthony Ginting Terhenti di Perempat Final
"Makanya kemarin hukuman yang diterima rekan rekan suporter semarang itu tidak punya dasar hukum yang kuat.. Kita datang kapasitasnya sebagai penonton tanpa atribut suporter tamu,, artinya kan didalam stadion maguwoharjo kan tidak ada sama sekali atribut suporter tim tamu..,, makanya komdis PSSI itu blunder dan tidak punya bukti kuat untuk menghukum sesuai aturan yang dibuat mereka," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Larang Suporter Datang ke Madura, Bos PSIS Semarang Disentil Suporter Panser Biru, Minta Lawan Aturan PSSI
-
Yoyok Sukawi Beri Kode Soal Nasib Gali Freitas, Publik Minta Wonderkid Timor Leste Itu Jadi Karyawan Tetap PSIS Semarang
-
Yoyok Sukawi Ucapkan Terima Kasih, Rumor Beredar Gali Freitas Diminati Klub Besar Asal India
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?
-
Persija Vs Persib: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Bakal Sulit
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Hadir: Bawa Desain Ikonik dan Chipset Terkencang
-
Novel Kereta Semar Lembu, Kutukan dan Takdir Lembu di Sepanjang Rel Jawa
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat