Shin Tae-yong berharap bahwa turnamen Piala AFF U-23 tak akan digelar di tahun-tahun selanjutnya. Bukan tanpa alasan, sulitnya berkoordinasi dengan pelatih klub untuk melepas pemainnya menjadi masalah tak berujung.
"Saya berharap tak ada lagi turnamen AFF U-23, karena pemain-pemain U-23 itu banyak yang bermain di Liga 1. Dan banyak pemain yang dipanggil dari tim inti mereka," ujar Shin Tae-yong, dikutip, Sabtu (12/8/2023).
Di sisi lain, Shin Tae-yong mengakui bahwa turnamen AFF U-23 justru menjadi masalah para pemain muda yang berkembang. Pasalnya hal itu merugikan Liga dan perkembangan pemain.
"Jadi adanya turnamen AFF U-23 justru merugikan Liga. Termasuk mengganggu perkembangan sepak bola sebuah negara," katanya.
Gelaran Piala AFF U-23 memang beberapa menjadi perdebatan. Pasalnya Piala AFF cukup ditujukan pada timnas senior yang sudah dalam kondisi matang.
Sementara di kelompok usia, Piala AFF tidak cocok. Mengingat dari klub di liga-liga yang banyak memberikan perkembangan dan jam terbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026