Dianulirnya hukuman terhadap Marc Klok seperti tekel keras terhadap Ketum PSSI Erick Thohir. Pengamat sepak bola Akmal Marhali menuding Erick menyalahi statuta dengan munculnya secara goib Komisi Banding.
Melalui akun Instagramnya, Akmal Marhali menyoroti mengenai kejutan nan membagongkan dari PSSI, dimana tetiba muncul Komisi Banding sehari setelah Komisi Disiplin PSSI memutus sanksi untuk tiga pemain Persib Bandung yakni Marc Klok, Ciro Alves serta I Putu Gede.
"Bukan sepakbola Indonesia bila tak penuh dengan kontroversi dan sensasi. Sejak @liga1match digelar pada 1 Juli 2023 alias total 72 laga, Komite Disiplin #PSSI telah banyak menjatuhkan sanksi. Bahkan, total dendanya mencapai Rp 1,405 Miliar. Dan, setiap putusan yang dikeluarkan tak bisa dibanding. Tiba-tiba paska Komdis PSSI memutuskan sanksi tiga pemain #Persib yakni I Putu Gede, Ciro Alves, dan Marc Klok pada 11 Agustus 2023, sehari setelahnya ada putusan Komite Banding PSSI yang menetapkan menolak banding I Putu Gede dan Ciro Alves. Lalu, menetapkan menerima banding Marc Klok dan mencabut hukuman Komdis. Pertanyaannya, siapa Komding-nya? dan Kapan dibentuknya?" terangnya.
Lebih lanjut, Akmal menuding munculnya Komisi Banding yang seperti sulap itu menyalahi statuta.
"Dalam proses pembentukan Komdis saja PSSI sudah melanggar Statutanya. Apalagi, tiba-tiba tak pernah diumumkan ada Komding," ungkapnya.
Menurutnya, klub termasuk Persib Bandung memiliki hak untuk mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan Komdis. Tapi, bagaimana mau banding kalau Komite Bandingnya tidak ada. Ajaibnya, simsalabim tiba-tiba ada putusan Komdis. Kasihan Persib dianggap jadi anak emas kalau PSSI tak profesional dalam mengelola kompetisi sepakbola Indonesia.
"Mana Transformasi yang digaungkan. Kok, malah melanggar Statuta! Jangan sampai sepakbola kita hanya ganti chasing saja, tapi tak ada penegakkan Statuta dalam pelaksanaanya. Akhirnya, tak berbeda dengan pengurus PSSI sebelumnya!" tukasnya.
Berita Terkait
-
Persis Solo Bongkar Ulah Busuk Rekanan PT LIB: Beri Tiket ke Suporter Persib, Berujung Denda Komdis PSSI
-
Beda Target dari Ketum PSSI, Gibran Berharap Timnas Indonesia U-17 Bisa Tembus Semifinal Piala Dunia U-17
-
Raffi Ahmad Kena Apes, Masuk Ruang Ganti RANS Nusantara FC Berbuah Sanksi Komdis PSSI, Kok Bisa?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir