Persebaya memperpanjang masa bakti Uston Nawawi sebagai karteker hingga awal September.
Sesuai regulasi Liga 1, Uston Nawawi sejatinya memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih sementara Persebaya selama 30 hari. Selepas itu, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut harus segera menentukan pelatih kepala.
Artinya, Uston Nawawi masih bisa mengarsiteki Persebaya dalam tiga laga ke depan, yakni melawan PSM Makassar pada 18 Agustus (home), PSS Sleman pada 26 Agustus (away), dan Borneo FC 3 September (home).
Setelah itu, Persebaya harus menentukan pelatih definitif paling lambat Tanggal 8 September 2023.
Manajer tim Persebaya Yahya Alkatiri memastikan pelatih baru akan datang awal September.
”Proses negosiasi kami dengan calon pelatih kepala berjalan dengan baik. Ada beberapa opsi yang terus kami finalisasi. InsyaAllah head coach baru Persebaya akan kami umumkan di awal September,” ujarnya dikutip dari laman resmi klub, Rabu (16/8/2023).
Dia mengungkapkan, awal September merupakan waktu yang tepat untuk pelatih kepala baru bergabung.
Sang pelatih bisa melihat langsung pertandingan Persebaya vs Borneo di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemudian mulai memimpin Persebaya saat jeda FIFA Matchday.
Waktu dua pekan jeda FIFA Matchday itu bisa dimanfaatkan pelatih baru untuk mulai melaksanakan programnya.
Baca Juga: Soal Kabar Pacari Fuji, El Rumi: Masa Jadi Masalah?
Uston Nawawi tetap akan mendapingi sebagai asisten pelatih. Sampai saat ini, manajemen cukup puas melihat peforma Uston Nawawi sebagai pelatih karteker.
Pihaknya yakin, legenda Persebaya itu bisa meraih hasil positif di laga-laga berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Super Tipis dengan Kamera Canggih, Harga Rp27 Juta
-
Melawan Bisikan Setan Belanja: Cara Berdamai dengan Keinginan yang Gak Ada Habisnya
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
4 Moisturizer Korea Heartleaf untuk Kulit Sensitif dan Kering Atasi Redness
-
Tembus 100 Laga, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Satu Mimpi Besar yang Ingin Diwujudkan di Persebaya
-
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
-
6 Merek Tunik Harga Terjangkau untuk Baju Lebaran 2026, Tampil Stylish Tanpa Biaya Mahal
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
Fortnite Kembali ke Android: Akhir Drama Epic vs Google di Play Store!
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh